Kabaristimewa.id – Kutai Kartanegara. Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara terus memperkuat promosi agenda pariwisata unggulan daerah. Langkah ini ditempuh untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, terutama dari mancanegara. Festival Erau menjadi fokus utama karena dinilai memiliki daya tarik budaya yang kuat.
Pelaksana Tugas Kepala Dispar Kukar Arianto mengatakan capaian sektor pariwisata diukur dari jumlah kunjungan wisatawan. Target tersebut mencakup wisatawan lokal, nusantara, hingga mancanegara. Namun, ia mengakui mendatangkan wisatawan asing masih menjadi tantangan.
“Ukuran kinerja kami adalah jumlah kunjungan. Karena itu, dinas pariwisata harus aktif melakukan berbagai upaya agar target bisa tercapai,” kata Arianto, Rabu (30/1/2026).
Arianto menjelaskan Dispar Kukar tidak secara langsung menghadirkan wisatawan. Peran utama dinas adalah memastikan event pariwisata dikenal luas melalui promosi yang tepat dan berkelanjutan. Tanpa promosi yang kuat, potensi event tidak akan maksimal.
Festival Erau dinilai memiliki keunggulan karena menampilkan budaya asli daerah, ritual adat, dan nilai tradisi yang khas. Unsur tersebut menjadi daya tarik utama bagi wisatawan mancanegara yang mencari pengalaman budaya.
“Wisatawan asing biasanya tertarik dengan event berbasis budaya. Erau punya keunikan itu. Masalahnya, kalau promosi kurang, orang tidak tahu,” ujarnya.
Ia menyebut kendala utama saat ini bukan pada kualitas pelaksanaan event, melainkan keterbatasan anggaran promosi, khususnya untuk menjangkau pasar luar daerah dan luar negeri.
Sebagai solusi, Dispar Kukar mengoptimalkan promosi digital melalui video, konten visual, dan pemanfaatan media sosial serta jejaring pariwisata.
“Harapannya, saat mereka melihat promosi Erau dan event lain di Kukar, muncul keinginan untuk datang langsung,” kata Arianto.
Ke depan, Dispar Kukar berkomitmen menyusun strategi promosi yang lebih masif dan inovatif agar Erau tidak hanya dikenal di tingkat lokal, tetapi juga mampu menarik wisatawan internasional.








