Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan di Kutai Kartanegara dijadikan momentum pemerintah daerah untuk menegaskan kembali pentingnya peran organisasi tersebut. Dalam kegiatan itu, konsolidasi internal hingga penguatan sinergi menjadi fokus yang disampaikan kepada seluruh anggota. Acara berlangsung khidmat dan turut dihadiri jajaran terkait yang selama ini terlibat dalam program pemberdayaan perempuan dan keluarga ASN.
Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara, Sunggono, yang berbicara mewakili Bupati Kukar, menyampaikan berbagai arahan terkait peran strategis DWP. Ia menilai DWP harus mampu menyesuaikan diri dengan dinamika pemerintahan serta pembangunan yang semakin kompleks. Menurutnya, posisi DWP tidak hanya mendukung tetapi juga memperkuat kinerja aparatur di lapangan.
Melalui sambutan yang ia bacakan, Sunggono menekankan pentingnya kekompakan sebagai fondasi gerak organisasi. Ia berharap seluruh anggota mampu bersatu dan tetap menjaga komitmen dalam mendampingi suami yang bertugas sebagai ASN. “Kami berharap Dharma Wanita Persatuan tetap kompak, solid, dan terus membantu tugas suami, khususnya dalam mendukung jalannya pemerintahan daerah di tengah kondisi yang terus berubah,” ujarnya.
Pemerintah daerah dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi terhadap keterlibatan berbagai organisasi perangkat daerah. Sejumlah OPD disebutnya telah konsisten mendukung berbagai kegiatan perempuan dan keluarga yang digerakkan DWP. “Dari laporan yang kami terima, sudah banyak dukungan dari OPD terhadap program-program Dharma Wanita Persatuan, terutama yang berkaitan dengan kegiatan perempuan dan keluarga,” jelasnya.
Meski demikian, beberapa evaluasi tetap diberikan pemerintah daerah sebagai bagian dari peningkatan kualitas program. Sunggono mengakui bahwa masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang perlu dikerjakan bersama antara DWP dan pemerintah daerah. Ia menilai peningkatan dampak program terhadap keluarga ASN harus menjadi target penting dalam pengembangan organisasi. “Masih ada beberapa hal yang menjadi PR bersama. Ke depan, kami berharap Dharma Wanita Persatuan bisa lebih berperan dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan keluarganya,” ungkapnya.
Peringatan HUT DWP tahun ini juga dipandang sebagai momentum untuk memperkuat identitas organisasi sebagai mitra pemerintah. Pihak daerah berharap agar DWP semakin matang dan mampu menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan sosial masyarakat. Konsistensi dalam menjaga solidaritas internal juga kembali ditekankan sebagai modal utama keberlanjutan organisasi.
Dengan harapan tersebut, pemerintah daerah menegaskan kembali bahwa peran DWP tidak hanya mendukung secara emosional, tetapi juga berkontribusi nyata terhadap penguatan pelayanan publik. Pemkab Kukar menginginkan DWP turut menjaga stabilitas keluarga ASN sebagai aspek penting dalam kinerja pemerintahan. Melalui sinergi yang semakin kuat, DWP diharapkan mampu hadir sebagai organisasi perempuan yang adaptif dan berdaya.
Peringatan HUT ke-26 pun ditutup dengan komitmen bersama untuk membawa DWP ke arah yang lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan keluarga ASN. Pemerintah daerah menyatakan kesiapan untuk terus menjalin kerja bersama demi mengoptimalkan peran organisasi di tengah perubahan yang terjadi. Harapan serupa juga disampaikan kepada seluruh anggota agar tetap solid dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.








