Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Pendopo Bupati Kutai Kartanegara menjadi saksi pengukuhan Ketua TP PKK Kabupaten Kutai Kartanegara masa bakti 2025–2030 serta pelantikan Ketua Tim Pembina Pa Rahman Basri, M.Kes, didampingi oleh Ketua TP PKK Kukar, Andi Deezca Pravidhia Aulia. Selain itu, terlihat pula kehadiran para kepala OPD, camat, pengurus PKK, hingga perwakilan Posyandu dari seluruh kecamatan di wilayah Kukar.
Acara ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Kukar dalam memperkuat peran strategis PKK dan Posyandu sebagai pilar penting pembangunan sosial masyarakat. Sebanyak 200 undangan turut menyaksikan jalannya prosesi pelantikan yang digelar secara khidmat.
Dalam sambutannya, Bupati Aulia menyampaikan bahwa, “Gerakan PKK telah terbukti menjadi motor penggerak pemberdayaan keluarga melalui 10 Program Pokoknya.” Menurutnya, Posyandu juga memiliki posisi vital sebagai ujung tombak layanan dasar masyarakat.
Ia menambahkan, bahwa kedua lembaga tersebut mampu saling mendukung demi terwujudnya keluarga sehat dan mandiri. “Sementara Posyandu hadir sebagai ujung tombak layanan kesehatan dasar, terutama bagi ibu dan anak,” ungkap Aulia.
Lebih jauh, Bupati menyoroti isu gizi buruk dan stunting yang harus terus ditekan melalui layanan Posyandu. Ia menekankan pentingnya kegiatan seperti penimbangan balita, penyuluhan gizi, serta layanan untuk ibu hamil sebagai program prioritas.
Ucapan selamat dan harapan disampaikan kepada pengurus baru TP PKK dan Tim Pembina Posyandu yang baru dilantik. “Tantangan ke depan tidak mudah. Dibutuhkan semangat kebersamaan dan sinergi agar kita mampu mewujudkan Kukar Idaman,” tegasnya.
Momentum pelantikan ini menjadi titik awal pembaruan semangat dalam pemberdayaan masyarakat. Pemerintah Kukar berharap melalui penguatan struktur ini, program-program PKK dan Posyandu makin dirasakan manfaatnya hingga ke pelosok desa.








