Kabaristimewa.id Kutai Kartanegara – Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin mengunjungi Pondok Pesantren Al Hurro pada Selasa 31 Maret 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian halal bihalal sekaligus peninjauan langsung kondisi lembaga pendidikan keagamaan.
Rendi menyampaikan bahwa pondok pesantren menjadi salah satu fokus pembangunan daerah ke depan. Pemerintah berkomitmen mendukung peran pesantren dalam mencetak generasi unggul.
“Pondok pesantren menjadi perhatian kami dalam pembangunan ke depan,” ujar Rendi.
Ia menjelaskan dukungan tersebut akan diwujudkan melalui program dalam RPJMD Kukar Idaman Terbaik 2025 sampai 2029, termasuk 17 program dedikasi yang berkaitan dengan penguatan pesantren.
Menurutnya, pemerintah akan terus hadir melalui berbagai program yang telah disiapkan. Hal ini untuk memastikan pesantren mampu berkembang dan berkontribusi bagi daerah.
Kunjungan ini juga merupakan bagian dari perubahan konsep halal bihalal yang sebelumnya direncanakan terpusat di pendopo. Pemerintah memilih turun langsung ke lapangan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
Rendi menyebut kegiatan ini menjadi kesempatan untuk melihat kondisi fasilitas sekaligus menyerap aspirasi. Setelah dari lokasi tersebut, rombongan melanjutkan kunjungan ke pesantren lain dan ke Tenggarong Seberang untuk bertemu anak panti asuhan.
Pada malam hari, agenda dilanjutkan dengan kegiatan bersama anak panti asuhan di Samarinda. Kegiatan halal bihalal ini akan berlanjut ke sejumlah kecamatan seperti Anggana dan Muara Badak dengan melibatkan ratusan warga.
Rendi menambahkan bantuan untuk pesantren diberikan melalui mekanisme hibah sesuai aturan. Saat ini puluhan pesantren telah menerima bantuan dan akan dilakukan verifikasi data kembali.
Pemerintah berharap hubungan dengan lembaga pendidikan keagamaan semakin kuat. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kutai Kartanegara.








