Tiga Perempuan Aceh Selundupkan Sabu Lewat Bandara Balikpapan

admin

Ilustrasi. Jual Beli Narkoba

Kabaristimewa.id, Balikpapan – Jaringan penyelundupan narkotika tak hanya melibatkan pelaku asing, tapi juga warga dalam negeri. Pada 12 Mei 2025, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kalimantan Timur berhasil menggagalkan aksi tiga perempuan asal Aceh yang mencoba menyelundupkan sabu-sabu melalui jalur udara. Ketiganya menyimpan sabu di dalam bagian intim tubuh mereka.

Ketiga pelaku tersebut adalah Yuliani, Rosmawardhani, dan Hanifa. Mereka bertolak dari Bandara Hang Nadim, Batam, menuju Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Setiap orang membawa sekitar 500 gram sabu, dengan total barang bukti mencapai 1,5 kilogram.

Baca juga  8 Destinasi Wisata di Balikpapan, Penikmat Pantai Wajib Datang ke Kota Minyak

Modus penyelundupan yang mereka gunakan terbilang ekstrem dan nekat. Barang bukti disembunyikan di dalam tubuh untuk menghindari deteksi petugas. Kepala BNN Kaltim Brigjen Pol Rudi Hartono mengungkapkan bahwa kasus ini membuka mata pihaknya terhadap semakin beragamnya cara penyelundupan.

“Perempuan-perempuan ini mencoba cara yang tidak lazim, tapi tetap berhasil kami amankan,” ujar Rudi dalam konferensi pers. Ia menjelaskan bahwa pengawasan terhadap penumpang kini tidak bisa hanya fokus pada barang bawaan. Pemeriksaan fisik lebih intensif kini menjadi perhatian utama.

Baca juga  15 Hari Menghilang, NF Ditemukan di Rumah Teman Game Online di Manado

Jaringan narkotika, kata Rudi, tidak segan menggunakan siapa pun sebagai kurir, termasuk perempuan. Dalam kasus ini, dugaan sementara menyebutkan bahwa ketiganya direkrut karena dianggap lebih sulit dicurigai. “Mereka menggunakan penerbangan domestik dari Batam,” jelasnya.

Pihak BNN menegaskan bahwa kolaborasi antarlembaga menjadi faktor penting dalam pengungkapan ini. “Penggagalan peredaran narkoba ini merupakan hasil koordinasi erat antara BNN, pihak bandara, dan Bea Cukai,” tutur Rudi. Ia mengapresiasi kinerja semua pihak yang terlibat.

Baca juga  Ammar Zoni Kembali Terjerat Kasus Narkoba, Kini Ancaman Hukuman Mati Mengintai

Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan menjadi sorotan karena berulang kali dimanfaatkan jaringan narkotika lintas pulau. Menurut Rudi, jalur udara kini menjadi pilihan utama para pelaku. Oleh sebab itu, peningkatan pengawasan di bandara terus menjadi prioritas.

Pemeriksaan terhadap perempuan-perempuan itu dilakukan dengan prosedur ketat. Setelah diamankan, ketiganya langsung dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut. Proses hukum terhadap mereka kini sedang berjalan dan BNN masih menelusuri pihak-pihak yang merekrut mereka.

Sumber : https://regional.kompas.com/read/2025/07/10/174317178/aksi-licik-wna-malaysia-selundupkan-narkoba-ke-balikpapan-bnn-ungkap?page=2
Penulis : Arnelya NL

Berita-berita terbaru

Tinggalkan komentar