Sekolah Negeri Gratis SD hingga Kuliah Masih Digodok, Menkeu Ungkap Skema Anggarannya

admin

Kabaristimewa.id, Rencana pemerintah menyediakan pendidikan gratis di sekolah negeri hingga perguruan tinggi masih berada dalam tahap penyusunan. Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah terlebih dahulu menyiapkan grand design pendidikan sebelum menetapkan kebutuhan anggaran secara lebih rinci.

Pemerintah saat ini mengevaluasi pemanfaatan anggaran pendidikan yang nilainya mencapai sekitar Rp824 triliun. Dana tersebut tersebar di pemerintah pusat, pemerintah daerah melalui APBD, serta sejumlah kementerian dan lembaga.

“Kita melihat bahwa Rp824 triliun ini, kan ada yang di pusat, ada yang masuk ke APBD,” ujar Suahasil dalam konferensi pers di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Baca juga  Rosalina, Guru Berdedikasi Korban dari OPM yang Gugur dalam Pengabdian, Dimakamkan di Kampung Halaman

Suahasil menjelaskan, anggaran pendidikan di tingkat pemerintah pusat tersebar antara lain di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Agama, serta sejumlah kementerian lainnya.

Karena itu, pemerintah akan memetakan kembali penggunaan anggaran tersebut. Evaluasi tidak hanya melihat besaran belanja, tetapi juga hasil yang diperoleh dari alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen.

Pemerintah akan melihat sejumlah indikator, termasuk angka partisipasi kasar, angka partisipasi murni, serta capaian Indonesia dalam Programme for International Student Assessment (PISA).

“Kita tahu output kita, angka partisipasi kasar sekian, angka partisipasi murni sekian, PISA skor kita sekian, dan seterusnya. Jadi arahan dari Bapak Presiden adalah untuk membuat grand design,” kata Suahasil.

Baca juga  Rumah Warga Surabaya Jadi Dapur MBG, Pelindo Beri Penjelasan

Grand design tersebut akan mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi. Pemerintah juga akan meninjau berbagai program yang sudah berjalan agar keseluruhan ekosistem pendidikan dapat ditata secara lebih terintegrasi.

Beberapa program yang masuk dalam evaluasi antara lain Sekolah Rakyat, Sekolah Unggul Garuda, sekolah terintegrasi, serta program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Grand design, coba lihat lagi, uang Rp824 triliun satu tahun, tahun depan, itu bukan uang yang kecil. Bagaimana mendapatkan manfaat yang maksimal dari situ?” ujar Suahasil.

Baca juga  Kasus Alvaro: Kapolres Jaksel Pastikan DNA Diperiksa untuk Identitas Kerangka

Sebelumnya, Suahasil juga menyampaikan bahwa program sekolah negeri gratis pada 2027 direncanakan menggunakan anggaran pendidikan yang sudah dialokasikan. Dalam RAPBN 2027, anggaran pendidikan ditetapkan sekitar Rp820,9 triliun atau 20 persen dari APBN.

Namun, Suahasil menegaskan pemerintah belum menetapkan rincian kebutuhan anggaran khusus untuk pelaksanaan program tersebut. Penyusunan desain pendidikan masih berlangsung dan pemerintah akan menyampaikan hasilnya kepada masyarakat setelah formulasi selesai.

“Kita sedang kerjakan, dan pasti akan kita sampaikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Berita-berita terbaru