Kabaristimewa.id, Aparat kepolisian mengerahkan 5.955 personel gabungan untuk mengawal sejumlah aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung di beberapa titik di Jakarta, Senin (15/6). Pengamanan melibatkan personel dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran polsek.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan aksi penyampaian aspirasi dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Sejumlah lokasi yang menjadi pusat kegiatan antara lain kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, depan Gedung DPR/MPR RI, serta Jalan Kwitang Raya.
Menurut Erlyn, kepolisian telah menyiapkan langkah pengamanan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat secara luas.
Terkait pengaturan lalu lintas, polisi akan menerapkan rekayasa arus kendaraan secara situasional sesuai perkembangan kondisi di lapangan dan jumlah peserta aksi yang hadir.
Kepolisian juga mengimbau para peserta demonstrasi agar menyampaikan aspirasi secara damai dan mematuhi ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan serta ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Pada hari yang sama, Jakarta juga menjadi lokasi kunjungan kenegaraan Presiden Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier. Agenda kunjungan mencakup pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta.
Selain pertemuan bilateral, Steinmeier dijadwalkan mengunjungi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta, termasuk meninjau Terowongan Silaturahmi yang menghubungkan kedua tempat ibadah tersebut.
Aksi mahasiswa sendiri masih berlangsung di berbagai daerah dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah demonstrasi serupa sebelumnya digelar di Bandung, Solo, dan Yogyakarta dengan membawa beragam tuntutan terkait kebijakan nasional dan isu publik lainnya.
Polisi berharap seluruh rangkaian kegiatan, baik aksi penyampaian pendapat maupun agenda kenegaraan, dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.








