Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Ternate, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

admin

Kabaristimewa.id, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang wilayah Ternate, Maluku Utara, pada Jumat (24/7) pagi. Guncangan dirasakan di sejumlah daerah sekitar, termasuk Halmahera Selatan, Tidore, Jailolo, hingga Pulau Batang Dua.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut sekitar 115 kilometer barat daya Ternate dengan kedalaman 27 kilometer.

BMKG memastikan hasil analisis awal menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi memicu tsunami, sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.

Baca juga  Jepang Diguncang Gempa M 7,6, Tsunami 40 Cm Terpantau di Dua Wilayah

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa gempa terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng tektonik di kawasan Maluku Utara. Analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan sesar naik (thrust fault), yang umum terjadi di wilayah dengan aktivitas tektonik tinggi.

Karakteristik tersebut menunjukkan gempa berasal dari sumber dangkal sehingga getarannya dapat dirasakan di sejumlah wilayah meski pusat gempa berada di laut.

Peta tingkat guncangan BMKG mencatat intensitas gempa paling kuat dirasakan di Pulau Batang Dua dan beberapa wilayah Kota Ternate. Sementara guncangan dengan intensitas sedang dirasakan di Kayoa, Halmahera Selatan, serta sejumlah kawasan lain di Maluku Utara.

Baca juga  Gubernur Jabar Tanggung Kerugian Rumah Retreat di Sukabumi, Polisi Usut Perusakan

Getaran yang lebih ringan juga dilaporkan terasa hingga Tidore, Jailolo, dan beberapa daerah di sekitarnya.

Hingga beberapa saat setelah kejadian, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan yang signifikan.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, meski hingga saat ini belum terdeteksi aktivitas yang mengkhawatirkan. Warga juga diminta memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali beraktivitas, terutama apabila terdapat retakan atau kerusakan akibat guncangan.

Baca juga  Wakil Presiden RI, K.H. Ma'ruf Amin Kunjungi Kota Samarinda untuk Silaturahmi dan Salat Jumat Bersama

Selain itu, masyarakat diimbau hanya mengakses informasi kebencanaan melalui kanal resmi BMKG agar terhindar dari penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Pada hari yang sama, gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,9 juga tercatat mengguncang wilayah Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Pusat gempa berada di darat pada kedalaman 19 kilometer dan getarannya dilaporkan dirasakan ringan di wilayah Kabupaten Dompu.

Hingga kini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat kedua peristiwa gempa tersebut.

Berita-berita terbaru