Progres 60%, Tenggarong Tengah Disiapkan Sebagai Kota Wisata Budaya Kukar

admin

Kabaristimewa.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus memperkuat posisi Tenggarong sebagai kota wisata budaya. Langkah konkret dilakukan melalui penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) tentang penetapan Kawasan Budaya di sejumlah titik strategis Kota Raja.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Kartanegara, Thauhid Arfliannoor, menyebut proses penyusunan Perbup telah mencapai 60 persen. “Dari kawasan yang sudah ditetapkan, kami ingin perluas lagi hingga ke depan Kantor Satlantas Polres Kukar,” ujar Thauhid, dikutip dari Kaltim Post.

Beberapa kawasan yang akan masuk dalam zona budaya meliputi Jalan Monumen Timur dan Barat, kawasan Monumen Pancasila, Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Jalan Kartanegara, Jalan Diponegoro yang menjadi area Car Free Day, hingga Taman Tanjong dan Taman Titik Nol. Semua area tersebut memiliki nilai sejarah dan daya tarik wisata tinggi.

Baca juga  Desa Sumber Sari Wakili Kukar di Lomba Desa Wisata Kaltim 2025, Usung Wisata Puncak sebagai Ikon Unggulan

Upaya ini sejalan dengan misi pemerintah daerah untuk menjadikan Tenggarong sebagai kota beridentitas budaya yang berpadu dengan kemajuan modern. Menurut data Dinas Pariwisata Kukar, sektor pariwisata berbasis budaya menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah, dengan peningkatan kunjungan wisatawan mencapai 22 persen pada 2024 dibanding tahun sebelumnya.

Tenggarong dikenal sebagai pusat kegiatan budaya Kalimantan Timur. Situs resmi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara mencatat bahwa setiap tahun digelar lebih dari 15 agenda budaya, seperti Erau Adat Kutai, Festival Tari Daerah, hingga pameran kerajinan tradisional.

Baca juga  Sinergi Pendidikan dan Pemerintah, Pariwisata Kukar Didorong Lebih Profesional

Antusiasme wisatawan juga terus meningkat. Salah satunya Roy, pengunjung asal Samarinda, yang mengaku terkesan dengan perpaduan antara sejarah dan keindahan kota. “Tenggarong makin menarik. Banyak tempat foto baru, tapi tetap terasa nilai budayanya. Nggak cuma liburan, tapi juga belajar sejarah,” ujarnya di Taman Titik Nol.

Ia menambahkan bahwa selama libur panjang Iduladha, kawasan wisata seperti Taman Tanjong, Museum Mulawarman, dan tepian Sungai Mahakam menjadi destinasi favorit. Pemerintah daerah pun berharap sinergi pembangunan infrastruktur dan pelestarian budaya dapat menjadikan Tenggarong sebagai kota wisata budaya unggulan di Kalimantan Timur.

Baca juga  Jam Bentong, Simbol Baru Pariwisata Kukar yang Menggaet Minat Pengunjung

Melalui kebijakan ini, Pemkab Kukar berupaya menjaga keseimbangan antara kemajuan kota dan warisan sejarah. Tenggarong kini diarahkan menjadi kota modern yang tumbuh dalam semangat budaya lokal dan memperkuat identitas Kutai Kartanegara di mata nasional.

(AdvDisparKukar)

Berita-berita terbaru