Kabaristimewa.id, Samarinda – Kasus penganiayaan kembali terjadi di Kota Samarinda, kali ini melibatkan seorang sopir travel berinisial WH (32) yang memukul penumpangnya sendiri. Kejadian berlangsung di Jalan Anggi, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Rabu (30/4/2025) sekitar pukul 12.20 WITA.
Korban, JS (29), diketahui baru saja tiba dari Kutai Barat menggunakan jasa travel milik pelaku. Karena belum dapat melunasi ongkos sebesar Rp 350.000, korban hanya mampu meninggalkan ponsel sebagai jaminan pembayaran.
Namun, saat pelaku menagih sisa pembayaran di pinggir jalan, terjadi adu mulut antara keduanya. Dalam keadaan emosi, pelaku memukul kepala korban menggunakan botol parfum, menyebabkan luka yang cukup serius.
Korban yang ketakutan segera melarikan diri dan melapor ke Polsek Sungai Kunjang. Respons cepat diberikan oleh Tim Opsnal yang langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku tak lama setelah laporan diterima.
WH kini telah diamankan di Mapolsek Sungai Kunjang dan akan menjalani proses hukum sesuai dengan tindakannya. Kasus ini dibenarkan oleh Kanit Reskrim AKP Agung Sisbiyantoro mewakili Kapolsek Kompol Zainal Arifin.
Pihak kepolisian memastikan bahwa proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk menuntaskan perkara ini. Polisi juga menyebut bahwa alat bukti berupa botol parfum telah diamankan.
Dalam imbauannya, AKP Agung mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan setiap bentuk kekerasan yang terjadi agar keamanan lingkungan dapat terus terjaga.
Sumber : https://regional.kompas.com/read/2025/05/01/165156078/tak-punya-uang-tunai-bayar-ongkos-penumpang-dianiaya-supir-travel
Penulis : Arnelya NL








