Silaturahmi Bawaslu dan PDIP Kukar Perkuat Persiapan Politik 2027

admin

Kabaristimewa.id Kutai Kartanegara – DPC PDI Perjuangan Kutai Kartanegara menerima kunjungan Badan Pengawas Pemilu Kukar dalam suasana akrab, Sabtu, 11 April 2026. Pertemuan berlangsung di kantor DPC PDIP Kukar dan dihadiri pimpinan Bawaslu.

Ketua DPC PDIP Kukar, Rendi Solihin, mengatakan pertemuan ini menjadi langkah memperkuat komunikasi antar lembaga. Ia menilai sinergi penting untuk menjaga kualitas demokrasi menghadapi tahapan politik ke depan.

“Silaturahmi ini bagian dari upaya mempererat koordinasi jelang agenda politik mendatang,” ujarnya.

Baca juga  Polda Kaltim Tangkap Tersangka Penyelundupan Sabu 21 kg, Selamatkan 105.000 Orang

Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah isu strategis terkait persiapan tahun politik 2027. Topik utama meliputi verifikasi partai politik dan potensi penataan ulang daerah pemilihan.

Rendi menjelaskan, kemungkinan perubahan dapil berkaitan dengan dinamika wilayah, termasuk kawasan dalam skema SIKM. Hal ini dinilai perlu diantisipasi sejak awal.

Selain itu, PDIP Kukar telah melakukan penjaringan bakal calon di 20 kecamatan melalui mekanisme pleno. Metode jemput bola digunakan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

Baca juga  Amsal Sitepu Divonis Bebas Kasus Video Desa

“Hasil penjaringan sudah kami sampaikan ke DPD sebagai bahan awal,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, DPC PDIP Kukar juga akan menggelar Musyawarah Anak Cabang yang melibatkan PAC di 20 kecamatan serta ranting di 237 desa dan kelurahan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kukar, Teguh Wibowo, menyebut kunjungan ini bagian dari program konsolidasi demokrasi. Bawaslu akan melakukan silaturahmi ke seluruh partai politik di Kukar.

Baca juga  Sebanyak 13 Advokat Ferari Kaltim Ambil Sumpah Profesi

“Kami ingin membangun komunikasi dengan semua partai sebagai mitra dalam proses demokrasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, momen Syawal dimanfaatkan untuk mempererat hubungan kelembagaan. Dalam diskusi juga dibahas tahapan Pemilu 2029 dan pentingnya kesiapan sejak dini.

Pertemuan ini diharapkan memperkuat sinergi antara penyelenggara pemilu dan partai politik, sehingga proses demokrasi di Kutai Kartanegara berjalan lebih transparan dan partisipatif.

Berita-berita terbaru