Pencarian Korban Longsor Cisarua Masuki Hari Kelima, Alat Berat Ditambah

admin

Operasi pencarian dan pertolongan korban longsor di Pasir Kuning, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berlanjut hingga hari kelima pada Rabu 28 Januari. Basarnas bersama tim SAR gabungan kembali melaksanakan pencarian sesuai sektor yang ditetapkan.

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Y Bramantyo mengatakan pola operasi hari kelima tidak banyak berubah. Tim tetap dibagi dalam lima sektor. Pencarian difokuskan pada sektor A1, A2, dan B2. Tim juga menjangkau sektor A3 di area yang lebih tinggi.

Baca juga  Pengawasan MBG Diperketat, F-JUPNAS GIZI Resmi Menghimpun Jurnalis Indonesia

Pembagian personel dilakukan sejak pagi setelah apel kesiapan. Seluruh tim langsung bergerak ke sektor masing masing sesuai fokus pencarian.

Basarnas menambah dukungan alat berat untuk mempercepat evakuasi. Hingga hari keempat, terdapat 13 unit alat berat di lokasi. Pada hari kelima, jumlah bertambah empat unit. Tambahan tersebut terdiri dari tiga ekskavator PC 200 dan satu ekskavator PC 75.

Baca juga  Pemerintah Siapkan Regulasi Baru, eSIM Jadi Solusi Keamanan Digital

Penambahan alat berat dilakukan sejak malam hingga pagi hari untuk mendukung kelancaran operasi SAR. Meski demikian, pergerakan tim tetap menyesuaikan kondisi cuaca. Sejak malam hingga pagi, lokasi masih diselimuti mendung dan kabut. Tim mengatur pergerakan agar tetap aman sambil menunggu cuaca membaik sebelum menuju area atas.

Berdasarkan data hingga Selasa 27 Januari pukul 18.07 WIB, tim SAR gabungan telah menemukan sembilan kantong jenazah. Sementara itu, jumlah korban yang masih dalam pencarian diperkirakan sekitar 32 orang.

Baca juga  Polres Kukar Buka Puasa Bersama Wartawan dan Ojol, Pererat Silaturahmi Ramadan

Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan mempertimbangkan keselamatan personel dan perkembangan situasi di lapangan.

Sumber: CNN Indonesia

Berita-berita terbaru