Kabaristimewa.id, Badung – Sebanyak 34 penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, dibatalkan akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Flores Timur. Erupsi yang terjadi pada Selasa (17/6/2025) sore membuat maskapai menghentikan keberangkatan dan kedatangan sejumlah rute domestik dan internasional.
Penerbangan internasional dari dan ke Singapura, Australia, hingga China dan India terdampak langsung. “Rute yang dibatalkan termasuk Melbourne, Brisbane, Sydney, Pudong, dan Delhi,” terang Wahyudi, PGS General Manager Bandara Ngurah Rai.
Sementara lima rute domestik termasuk dari Labuan Bajo dan Semarang juga tak bisa berangkat. Untuk kedatangan, 13 penerbangan internasional dan dua domestik tak diizinkan mendarat.
Wahyudi menyatakan bahwa hasil paper test tidak menunjukkan adanya sebaran abu vulkanik di kawasan bandara. Ia memastikan bahwa operasional bandara tetap berjalan normal di luar jadwal yang terdampak.
“Komunitas Bandara Ngurah Rai telah menyiagakan personel untuk berkoordinasi sejak menerima informasi terkait erupsi,” ungkap Wahyu. Mereka juga menyediakan helpdesk untuk informasi, refund, dan bantuan bagi penumpang.
Letusan Gunung Lewotobi menghasilkan kolom abu hingga 2.000 meter dan menaikkan status dari Siaga menjadi Awas. Empat desa di lereng gunung terdampak langsung dan ratusan warga dievakuasi.
Penumpang diberikan tiga opsi penanganan tiket yaitu refund, penjadwalan ulang, atau reroute. Bandara dan maskapai berharap situasi kembali normal agar penerbangan tidak terus terganggu.
Sumber : https://www.detik.com/bali/bisnis/d-7969767/belasan-penerbangan-internasional-ke-bali-dibatalkan-akibat-erupsi-lewotobi#google_vignette
Penulis : Arnelya NL








