Desa Muhuran Permudah Layanan Administrasi Lewat Sistem Digital dan Tatap Muka

admin

Ilustrasi. Layanan Administrasi

Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Muhuran terus berinovasi dalam pelayanan publik dengan menerapkan sistem administrasi langsung dan digital. Langkah ini dinilai mampu mempercepat proses pengurusan dokumen tanpa warga harus menunggu lama.

Sekretaris Desa Muhuran, Kasdiannor, mengatakan sistem tersebut memotong waktu pelayanan secara signifikan. “Warga tinggal kirim data. Begitu surat selesai, mereka tinggal ambil di kantor desa,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).

Baca juga  Petani Kukar Senyum Lebar, 89 Titik Sumur Bor Bertenaga Surya Siap Hadapi Kemarau

Layanan administrasi kini dapat diakses melalui dua cara, yakni datang langsung ke kantor desa atau mengirim berkas melalui media sosial dan WhatsApp. Cara ini dinilai efektif karena mengurangi antrean serta memudahkan warga yang memiliki keterbatasan waktu.

Desa Muhuran yang berpenduduk sekitar 670 jiwa dengan 230 kepala keluarga (KK) disebut cukup mudah menerapkan sistem ini. “Kalau syaratnya lengkap, prosesnya cepat,” tambah Kasdiannor.

Baca juga  Dukung Ekonomi Lokal, Rest Area Prangat Jadi Pusat UMKM

Pemerintah desa juga menegaskan bahwa seluruh layanan administrasi diberikan secara gratis. “Kami pastikan tidak ada pungutan. Semua gratis,” katanya menegaskan.

Adapun jenis dokumen yang dapat diurus mencakup surat keterangan domisili, surat pengantar, hingga dokumen pendukung lainnya. Seluruh proses dilakukan secara transparan dan dapat dipantau oleh warga.

Sebagian besar masyarakat kini memilih menggunakan layanan digital, terutama lewat WhatsApp, karena dianggap lebih praktis. “Mereka tinggal kirim dokumen, nanti tinggal ambil hasilnya,” ujar Kasdiannor.

Baca juga  Desa Sangkuliman Genjot Wisata Berbasis Kearifan Lokal

Melalui inovasi ini, pemerintah Desa Muhuran berharap pelayanan administrasi yang cepat dan transparan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat serta mendorong partisipasi aktif warga dalam pembangunan desa.

Berita-berita terbaru

Tags