Kabaristimewa.id – Sikap menjaga perasaan orang lain yang terlalu berlebihan bisa membuat seseorang terjebak dalam love scam. Hal ini disampaikan oleh psikolog Mira Damayanti Amir yang menyoroti budaya “tidak enakan” sebagai pintu masuk manipulasi digital. “Mereka cenderung menerima saja, apalagi kalau lawan bicara tampak perhatian,” ujar Mira.
Menurut Mira, pola asuh dan budaya kolektif di masyarakat berkontribusi pada sulitnya individu mengatakan “tidak”. Dalam relasi online, sikap ini kerap dimanfaatkan pelaku love scamming yang tampil manis dan penuh pujian. Ketika korban merasa segan, pelaku mulai berani meminta uang atau data pribadi.
Korban biasanya sulit menolak karena sudah merasa terikat secara emosional dengan pelaku. Keadaan menjadi lebih parah jika korban dalam kondisi kesepian atau butuh validasi. “Kemampuan berpikir kritis bisa ikut melemah karena emosi lebih dominan,” jelas Mira.
Dalam penjelasannya, Mira mengingatkan agar masyarakat tetap mengandalkan logika meskipun sedang menunjukkan empati. Ia menyebut, batas aman dalam hubungan harus dijaga, terlebih di ruang digital yang sangat rentan. “Termasuk oleh orang yang belum tentu kita kenal betul, apalagi hanya lewat media sosial,” katanya.
Sikap empati yang berlebihan bisa menyesatkan bila tidak diiringi kesadaran akan manipulasi. Menurut Mira, penting bagi masyarakat untuk belajar menolak tanpa rasa bersalah. “Menolak bukan berarti tidak sopan, tetapi justru bentuk menjaga diri,” ucapnya.
Untuk menghindari love scamming, Mira menyarankan untuk mengenali tanda-tanda manipulasi seperti kisah sedih yang muncul terlalu cepat atau pujian berlebihan. Ia juga menegaskan pentingnya diskusi dengan teman dekat saat mulai merasa tidak yakin. Keputusan yang melibatkan emosi harus tetap melalui pertimbangan logis.
“Berempati itu penting, tapi jangan sampai membuat kita buta terhadap niat orang lain,” pesan Mira. Dengan kesadaran dan edukasi, masyarakat diharapkan bisa lebih tangguh menghadapi ancaman penipuan digital.
Sumber : https://lifestyle.kompas.com/read/2025/06/22/223500120/hati-hati-sikap-tidak-enakan-rentan-jadi-sasaran-pelaku-love-scam?source=sorotan
Penulis : Arnelya NL








