Kabaristimewa.id, Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia (CONCACAF) secara resmi menolak usulan FIFA mengenai rencana penjualan sebagian kepemilikan komersial kompetisi Piala Dunia kepada investor swasta. Sikap tersebut diputuskan dalam rapat yang diikuti seluruh anggota konfederasi.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada Kamis (30/7) waktu setempat, 41 federasi anggota CONCACAF menyepakati penolakan terhadap proposal tersebut. Keputusan itu kemudian diumumkan melalui pernyataan resmi organisasi.
Selain menolak rencana penjualan saham, CONCACAF meminta perwakilannya yang duduk di Dewan FIFA untuk mendorong peningkatan alokasi dana pengembangan sepak bola bagi negara-negara di kawasan Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia melalui program FIFA Forward.
Konfederasi itu juga menekankan pentingnya setiap kebijakan strategis FIFA diproses sesuai mekanisme tata kelola organisasi. Dewan FIFA diminta mengingatkan Presiden FIFA, Gianni Infantino, agar seluruh keputusan yang diambil tetap mengacu pada statuta dan prosedur yang berlaku.
Sebelumnya, FIFA dikabarkan mengajukan gagasan membuka peluang investasi swasta terhadap sejumlah aset komersial kompetisi internasional, termasuk Piala Dunia. Usulan tersebut memicu beragam respons dari sejumlah konfederasi karena dinilai berpotensi mengubah model pengelolaan turnamen sepak bola terbesar di dunia.
Dalam laporan yang beredar, FIFA juga meminta seluruh anggota memberikan sikap terhadap proposal tersebut dalam waktu yang telah ditentukan. Bahkan disebutkan terdapat kaitan antara dukungan terhadap rencana tersebut dengan peluang memperoleh tambahan pendanaan untuk pengembangan sepak bola.
Hingga saat ini, belum ada keputusan final mengenai implementasi wacana tersebut. Namun, sikap resmi CONCACAF menunjukkan bahwa pembahasan mengenai masa depan pengelolaan komersial Piala Dunia masih akan menjadi salah satu isu penting dalam agenda FIFA ke depan.








