Awak Kapal Temukan Nahkoda Meninggal Saat Kapal Bersandar di Kutai Lama

admin

Polsek Anggana dan Polairud berada di Dermaga Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Ist)

Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Seorang nahkoda kapal tugboat ditemukan meninggal dunia di atas kapal yang tengah bersandar di Dermaga Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, Sabtu (8/11/2025) sekitar pukul 05.30 WITA. Korban diketahui merupakan nahkoda kapal tugboat Beraucoal 16.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh salah satu awak kapal yang hendak menyiapkan sarapan. Saat memeriksa area dapur, saksi menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa, kemudian memberitahukan hal itu kepada kru lainnya.

Baca juga  Antisipasi Gejolak, Pemkab Kukar dan Forkopimda Gelar Rapat Keamanan

Mendapatkan laporan, personel Polsek Anggana bersama unit Polairud Polres Kutai Kartanegara segera menuju lokasi. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis pengamanan di sekitar area kapal. Unit Inafis Polres Kutai Kartanegara juga dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan awal.

“Saat ini pemeriksaan masih berlangsung. Kami telah meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mengamankan barang-barang milik korban untuk kebutuhan penyelidikan,” ujar petugas kepolisian di lokasi.

Baca juga  Kukar Bersholawat, 3.000 Jamaah Bersatu dalam Doa untuk Indonesia Maju

Diketahui, terdapat sepuluh orang kru yang bertugas di kapal tersebut. Rekan-rekan korban menyebut, almarhum merupakan pribadi yang mudah bergaul dan tidak menunjukkan tanda-tanda memiliki persoalan selama berada di kapal.

Jasad korban telah dievakuasi ke fasilitas medis terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

Baca juga  Vladimir Putin Diprediksi Bakal Peroleh 80 Persen Suara pada Pilpres Rusia

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi atau gambar mengenai kejadian tersebut, demi menghormati privasi keluarga korban.

Berita-berita terbaru

Tags