Kutai Kartanegara – Branding pariwisata tidak lagi cukup dilakukan dengan cara-cara tradisional. Di era digital, media sosial menjadi panggung utama yang bisa menjangkau wisatawan lebih cepat dan luas. Karena itu, Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) mengintensifkan strategi promosi digital.
Ivan Ahmad, Plt Kabid Pemasaran Dispar Kukar, menyebut data BPS menjadi rujukan utama dalam pengambilan langkah ini.
“Mayoritas wisatawan tahu Kukar lewat media sosial, bukan dari brosur atau iklan cetak. Jadi arah promosi kita sesuaikan,” ujarnya.
Dispar Kukar bekerja sama dengan influencer dan kreator konten agar promosi terasa lebih segar dan otentik. Mereka diminta mengangkat cerita unik di setiap destinasi, baik alam, budaya, maupun kuliner, sehingga audiens merasakan pengalaman yang lebih dekat.
“Dengan cara ini, kita bisa membangun branding pariwisata yang kuat. Konten kreator juga bisa berperan sebagai duta digital daerah,” terang Ivan.
Sejumlah kreator yang telah terlibat di antaranya FaisalVFX dan Asrinda Basri. Kehadiran mereka membantu memperluas jangkauan konten promosi yang sejalan dengan akun resmi Visiting Kutai Kartanegara.








