Tenggarong – Upaya membangun sektor wisata di desa kini semakin diarahkan untuk melibatkan peran warga secara lebih besar. Dispar Kukar melalui Bidang Pengembangan Destinasi Wisata mendorong agar pembentukan Pokdarwis lahir dari inisiatif masyarakat.
M Ridha Fatrianta, Kabid Pengembangan Destinasi Wisata, mengatakan bahwa pendekatan bottom-up ini akan menciptakan rasa memiliki yang lebih kuat. “Kalau masyarakat yang memulai, mereka akan sungguh-sungguh merawat dan mengelola,” ujarnya.
Hingga kini, Kukar memiliki 60 Pokdarwis, tetapi hanya beberapa yang mampu bersaing dengan inovasi. Salah satu yang paling menonjol adalah Desa Pela dengan Pokdarwis Bekayuh Beumba Bebudaya. Melalui kerja keras, mereka sukses mengangkat potensi desa hingga dikenal di tingkat internasional.
Ridha menegaskan, Dispar Kukar tidak tinggal diam. Pemerintah daerah akan terus mendampingi desa-desa dengan sosialisasi, bimbingan, dan pelatihan.
“Kami berkomitmen mendukung setiap desa yang ingin membangun pariwisatanya,” katanya.








