Kukar Ekspansi Program Kreatif ke Daerah Terpencil, SDM Videografi Jadi Fokus

admin

Kabaristimewa.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pariwisata mendorong pembangunan ekonomi kreatif hingga ke wilayah terpencil. Tidak hanya berfokus di kota Tenggarong, program ini kini menjangkau daerah-daerah seperti Tabang dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata dan kreatif.

Plt Kepala Dispar Kukar, Arianto, menekankan bahwa upaya ini bagian dari strategi jangka panjang untuk pemerataan pembangunan. “Kita tidak bisa hanya membangun di sekitar ibu kota kabupaten. Daerah seperti Tabang dan wilayah terpencil lainnya juga harus diberi kesempatan yang sama,” katanya, menegaskan komitmen pemerintah.

Baca juga  Dispar Kukar Kembangkan Tiga Desa Jadi Wisata Berbasis Komunitas

Salah satu langkah yang tengah berjalan adalah pelatihan videografi yang dilengkapi dengan sertifikasi resmi. Program ini menjadi kelanjutan dari pelatihan fotografi sebelumnya dan diharapkan mampu melahirkan tenaga kreatif yang memiliki pengakuan kompetensi formal.

“Kami mulai dengan pelatihan, lalu peserta dapat sertifikasi resmi. Dengan begitu, mereka bisa langsung ambil bagian dalam proyek-proyek kreatif dan promosi,” jelas Arianto, menjelaskan tujuan jangka pendek dan panjang program tersebut.

Baca juga  Dispar Kukar Ajak Paguyuban Lestarikan Tradisi Lewat Kirab Budaya dan Festival Nusantara 2025

Menurutnya, kebutuhan akan SDM kreatif di bidang videografi meningkat seiring dengan berkembangnya era digital. Dengan adanya tenaga lokal yang kompeten, daerah dapat memproduksi konten promosi sendiri tanpa tergantung pihak luar. “Kalau ada permintaan dari desa, OPD, atau perusahaan, SDM kita siap terlibat. Ini juga membuka peluang kerja baru yang relevan dengan perkembangan zaman,” tambah Arianto.

Baca juga  Dispar Kukar Gencarkan Promosi Wisata dengan Inovasi Teknologi Digital

Target program ini adalah menjangkau 20 kecamatan di Kukar. Dispar merancang pelatihan dengan sistem yang mudah direplikasi sehingga seluruh wilayah dapat mengadopsi metode ini sesuai kebutuhan masing-masing.

Langkah ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Kukar untuk menciptakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang merata dan inklusif. Arianto berharap keberlanjutan program akan mendorong semakin banyak pelaku ekonomi kreatif yang terampil dan kompetitif di setiap penjuru Kukar.

(AdvDisparKukar)

Berita-berita terbaru