Mahasiswa Unikarta Tuntut Penertiban 120 Tambang Ilegal di Kukar

admin

Kabaristimewa.id Tenggarong – Puluhan mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara menggelar aksi unjuk rasa di Tenggarong pada Selasa 24 Februari 2026. Aksi yang diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa Unikarta itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap maraknya aktivitas tambang ilegal di Kutai Kartanegara. Massa mendatangi Kantor Polres Kukar untuk menyampaikan tuntutan secara langsung kepada aparat kepolisian.

Dalam orasinya, mahasiswa menyinggung data dari Jaringan Advokasi Tambang yang menyebutkan adanya sekitar 120 titik tambang ilegal di Kukar yang masih beroperasi. Data tersebut dinilai memprihatinkan karena berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan dan kerugian negara.

Baca juga  Dangdut Koplo Adella Hibur Ribuan Warga dalam Puncak Bulan Bung Karno

Ketua BEM Unikarta, Zulkarnain, mempertanyakan komitmen aparat dalam melakukan pengawasan dan penindakan. Ia menilai keberadaan ratusan tambang ilegal menunjukkan lemahnya penegakan hukum di daerah tersebut.

Zulkarnain juga menyoroti besarnya anggaran negara untuk institusi kepolisian yang dinilai belum sebanding dengan hasil penindakan di lapangan. Ia meminta aparat tidak tinggal diam terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin yang terus berlangsung.

Baca juga  Menyelami Keajaiban Buah Elai Memahami Pesona Desa Batuah

Mahasiswa mendesak kepolisian agar tidak hanya melakukan tindakan seremonial, tetapi membongkar jaringan yang terlibat dalam praktik tambang ilegal. Mereka juga menuntut keterbukaan informasi agar masyarakat dapat memantau perkembangan penanganan kasus tersebut.

Menanggapi aspirasi itu, Wakapolres Kukar Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk satgas gabungan. Tim tersebut melibatkan Kementerian ESDM, DLHK, dan instansi terkait untuk memperkuat penindakan.

Ia menyebut aparat sebelumnya telah menghentikan salah satu aktivitas tambang ilegal di sekitar kawasan IKN. Pelaku dan barang bukti, kata dia, sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

Baca juga  Mulai 10 April, ASN Kukar WFH Setiap Jumat

Menurutnya, penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap seluruh praktik tambang ilegal di Kukar. Ia menegaskan proses tersebut membutuhkan waktu karena jumlah lokasi yang ditangani cukup banyak.

Aksi mahasiswa berlangsung tertib dengan pengawalan kepolisian. Mereka berharap penegakan hukum dilakukan secara nyata demi menjaga lingkungan dan memastikan kepastian hukum di Kutai Kartanegara.

Berita-berita terbaru