Menyambut Pembukaan Pasar 2026, Pedagang Minta Penataan Ojol Diprioritaskan

admin

Perwakilan Forum Pedagang Pasar Tangga Arung, Iscyah (Ist)

Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Forum Pedagang Pasar Tangga Arung mengajukan permintaan penataan layanan transportasi daring dengan mendorong penyediaan pangkalan ojek online di kawasan pasar. Area bekas tempat pembuangan sampah dipilih sebagai lokasi yang dinilai tepat oleh para pedagang. Mereka berharap ketertiban aktivitas pasar dapat terjaga ketika operasional resmi dimulai pada awal 2026.

Menurut Iscyah, selaku perwakilan pedagang, peningkatan kunjungan masyarakat ke Pasar Tangga Arung diyakini akan memicu kebutuhan pangkalan ojol yang lebih besar. Ia menyebut permintaan layanan transportasi daring akan turut naik bersamaan dengan dibukanya pasar. “Kemungkinan nanti orderan akan melimpah dan tingkat penjemputan meningkat karena masyarakat membutuhkan layanan online,” ujar Iscyah.

Baca juga  Layanan Ojol Lumpuh Sehari Penuh, Imbas Aksi Nasional di Lima Titik

Ia menilai potensi penumpukan kendaraan akan muncul bila tidak ada pengaturan yang jelas terhadap keberadaan ojol di sekitar pasar. Kemacetan dan parkir sembarangan dapat terjadi apabila arus kendaraan meningkat tanpa penataan yang memadai. Karena alasan itu, Iscyah menekankan pentingnya pangkalan khusus sebagai solusi jangka panjang.

Di sisi lain, Iscyah mengungkap bahwa kepala dinas dan bidang terkait telah memberikan respons positif terhadap usulan tersebut. Lokasi bekas TPS dinilai oleh mereka lebih bermanfaat jika digunakan sebagai tempat tunggu bagi pengemudi ojol. “Sudah ada lampu hijau dari kepala dinas dan kabid untuk menempati bekas tempat sampah tersebut. Ketimbang kosong, lebih baik dimanfaatkan agar tertib,” jelasnya.

Baca juga  Kemenag Kukar Kawal Ketat Pesantren, Tindak Kekerasan Disorot

Rencana tersebut, yang semula hanya disampaikan secara lisan, disebut Iscyah akan segera dituangkan ke dalam surat resmi. Dokumen itu juga akan ditembuskan kepada Bupati Kutai Kartanegara serta Sekretaris Daerah sebagai bentuk permohonan formal. Ia berharap fasilitas pangkalan ojol dapat disetujui sebelum pasar beroperasi sepenuhnya.

Selain soal penataan transportasi, Iscyah turut menyampaikan apresiasinya atas kelancaran proses pengundian 703 lapak Pasar Tangga Arung yang dilakukan oleh Pemkab Kukar. Ia mengatakan suasana tetap aman dan terkendali meskipun jumlah peserta cukup besar. “Pengundian berjalan dengan tertib, aman, dan damai,” tuturnya.

Baca juga  Menuju Desa Mandiri, Loa Duri Ilir Andalkan Transparansi dan Inovasi

Pada kesempatan itu, masyarakat juga diajak oleh Iscyah untuk memeriahkan pasar ketika sudah mulai dibuka nanti. Ia menyebut roda perekonomian daerah akan bergerak lebih baik apabila masyarakat memilih berbelanja langsung di pasar tersebut. Ia juga mengingatkan para pedagang agar tetap menjaga keamanan, kebersihan, dan tidak menyewakan lapak secara ilegal.

Sebagai penutup, Iscyah berharap Pasar Tangga Arung dapat berkembang melalui kerja sama antara pedagang, masyarakat, dan pemerintah. Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap aturan dari dinas terkait, terutama Disperindag, menjadi kunci keberlanjutan pasar. Dengan demikian, ia yakin pasar dapat memberikan manfaat luas bagi warga Kukar.

Berita-berita terbaru