Warga Loa Kulu Kota Swadaya Perbaiki Jalan Demi Keselamatan

admin

Kabaristimewa.id Kutai Kartanegara – Warga RT 12 Desa Loa Kulu Kota, Kecamatan Loa Kulu, bergotong royong memperbaiki jalan rusak yang selama ini membahayakan pengguna. Perbaikan dilakukan secara swadaya setelah banyaknya keluhan masyarakat terhadap kondisi jalan berlubang.

Kepala Desa Loa Kulu Kota, Mohamad Rizali, mengatakan inisiatif tersebut bermula dari Ketua RT 12 yang menindaklanjuti laporan warga. Ia menyebut, tingkat RT menjadi pihak pertama yang menerima aduan masyarakat terkait kerusakan jalan.

Setelah menerima laporan, pemerintah desa bersama warga menggelar musyawarah untuk menentukan langkah perbaikan. Hasilnya, warga sepakat melakukan penambalan jalan secara mandiri tanpa mengubah struktur utama karena status jalan berada di bawah kewenangan pemerintah pusat atau provinsi.

Baca juga  Kepemimpinan Edi-Rendi Mampu Tingkatkan PDRB di Kukar

Rizali menegaskan, perbaikan hanya dilakukan pada permukaan jalan dengan cara menutup lubang, tanpa membongkar aspal. Hal ini dilakukan agar tidak melanggar aturan yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, warga memberikan kontribusi berupa material dan tenaga. Beberapa warga menyumbangkan semen, sementara lainnya terlibat langsung dalam pengerjaan di lapangan.

Selain itu, warga juga mengumpulkan dana tunai sekitar Rp3,7 juta untuk mendukung kebutuhan teknis, termasuk pemasangan rambu peringatan. Konsumsi selama kegiatan disiapkan oleh ibu-ibu PKK setempat.

Baca juga  Diskop UKM Kukar Tegaskan Komitmen Penguatan UMKM Lewat Pesta Rasa 2025

“Dana tunai yang terkumpul sekitar Rp3,7 juta, dan itu digunakan untuk kebutuhan di lapangan. Sementara konsumsi disiapkan oleh ibu-ibu PKK,” ungkap Rizali.

Secara total, nilai swadaya dari dua kali kegiatan gotong royong mencapai sekitar Rp10 juta, mencakup bantuan uang dan material.

Perbaikan jalan dilakukan selama dua hari dan dilaksanakan setiap hari Minggu. Saat ini, kondisi jalan di titik tersebut telah selesai diperbaiki.

Baca juga  Rendi Solihin Tegaskan Dukungan untuk Pesantren di Kukar

Ke depan, pemerintah desa akan fokus membenahi sistem drainase, khususnya gorong-gorong yang dinilai menjadi penyebab utama kerusakan jalan. Saluran yang tidak berfungsi membuat air meluap ke badan jalan saat hujan deras.

Rizali menegaskan, peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga keselamatan bersama. Ia berharap pemerintah terkait dapat segera melakukan perbaikan permanen pada jalan tersebut.

Laporan terkait kerusakan jalan telah disampaikan ke instansi berwenang dan diharapkan segera ditindaklanjuti.

Berita-berita terbaru