Kapasitas PSKS Kutai Kartanegara Ditingkatkan untuk Kesejahteraan Sosial Merata

admin

Pemkab Kukar Dorong Peningkatan Kapasitas PSKS Lewat Gerakan Transformasi GTR2K (Ist)

Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara kembali mendorong peningkatan kualitas pendampingan sosial melalui program penguatan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS). Para pelaku lapangan mendapatkan pembekalan dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas PSKS dan Implementasi Aksi Perubahan Gerakan Transformasi PSKS Kutai Kartanegara (GTR2K). Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan sosial terhadap kelompok rentan dapat berjalan lebih efektif.

Kegiatan tersebut, menurut Asisten I Sekretariat Daerah Kutai Kartanegara Akhmad Taufik Hidayat, merupakan bagian dari upaya peningkatan profesionalitas para pelaksana kesejahteraan sosial. Ia menekankan bahwa kemampuan para pendamping harus terus diperbarui agar selaras dengan tantangan yang berkembang. “Dalam rangka peningkatan kapasitas, kegiatan ini menjadi proses untuk meningkatkan kinerja kawan-kawan di lapangan,” ujarnya.

Baca juga  DLHK Kukar Imbau Warga Tunda Buang Sampah Selama Lebaran

Ia juga menegaskan pentingnya posisi para pegiat PSKS dalam struktur pelayanan sosial daerah. Para pendamping yang bekerja langsung bersama masyarakat disebutnya memiliki peran yang tidak tergantikan. Ia menyebut bahwa mereka menjadi ujung tombak dalam menyelesaikan persoalan masyarakat miskin, penyandang disabilitas, hingga kelompok rentan lainnya.

Beban kerja para pendamping sosial, menurutnya sering kali dijalankan dengan semangat pengabdian. Ia menyampaikan bahwa tugas-tugas tersebut memerlukan kepedulian yang tinggi terhadap situasi sosial di masyarakat. “Ini sebetulnya pekerjaan tanpa pamrih, karena berkaitan dengan bagaimana kita memfasilitasi orang-orang miskin, disabilitas, dan mereka yang membutuhkan perhatian sosial,” tambahnya.

Baca juga  175 Rekening Bermasalah Hambat Pencairan Beasiswa Kukar Idaman Tahap II

Melalui kegiatan ini, Pemkab Kukar ingin memastikan bahwa setiap pendamping mampu meningkatkan kualitas pendampingannya secara berkelanjutan. Taufik berharap momentum ini dapat memperkuat komitmen seluruh peserta dalam memberikan pelayanan sosial yang lebih menyeluruh. “Semoga dengan kegiatan ini bisa memberikan manfaat serta menambah kemampuan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Gerakan Transformasi PSKS (GTR2K) sendiri dirancang untuk menciptakan pola pendampingan sosial yang lebih terkoordinasi. Sistem yang diterapkan dalam program tersebut mengarah pada pendekatan adaptif terhadap berbagai persoalan yang muncul di lapangan. Pemerintah berharap kolaborasi ini dapat mempermudah intervensi sosial di tingkat desa hingga kecamatan.

Baca juga  Pemkab Kukar Hadir untuk Korban Kebakaran dan Petani di Kecamatan Anggana

Melalui GTR2K, Pemkab Kukar menargetkan terciptanya alur pelayanan sosial yang lebih sistematis. Upaya ini diharapkan mampu memperluas dampak pelayanan dan mengurangi ketimpangan kesejahteraan di berbagai kawasan. Dengan adanya peningkatan kapasitas ini, pemerintah meyakini pelayanan sosial akan semakin merata di seluruh wilayah Kutai Kartanegara.

Berita-berita terbaru