Rembug Utama KTNA Nasional 2025 Dibuka di Kutai Kartanegara

admin

Pembukaan Rembug Utama KTNA Nasional ke-54 dengan tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan”

Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Suasana semarak terasa di halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara pada Sabtu (20/9/2025) ketika Rembug Utama Komunitas Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Tingkat Nasional resmi dibuka. Musik tradisi dan semangat kebersamaan mewarnai jalannya acara yang mengusung tema “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Swasembada Pangan”. Ribuan peserta hadir untuk meramaikan kegiatan yang menjadi ajang silaturahmi petani dan nelayan dari berbagai provinsi.

Kebanggaan tersendiri dirasakan masyarakat Kukar, sebab daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan Kalimantan Timur itu dipercaya menjadi tuan rumah Rembug dan Expo KTNA Nasional ke-54. Sejumlah tokoh turut hadir, di antaranya Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, Ketua Umum KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor, hingga para perwakilan KTNA se-Indonesia.

Baca juga  Gemuruh Suara Mahasiswa Tolak Revisi UU Pilkada Terdengar Kencang di Gedung DPRD Kukar!

Dalam sambutannya, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan posisi strategis Kukar dalam mendukung ketahanan pangan. Ia menuturkan, “Kabupaten Kutai Kartanegara memegang 46 persen persawahan Kalimantan Timur dan menyumbang hampir setengah produksi gabah di provinsi ini. Kami berkomitmen menjadi penopang pangan, termasuk bagi Ibu Kota Nusantara.”

Aulia juga berharap forum ini tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi benar-benar bermanfaat bagi masyarakat tani dan nelayan. Menurutnya, Rembug KTNA dapat menjadi sarana tukar informasi, transfer teknologi, sekaligus wadah kolaborasi lintas daerah. Hal ini diharapkan mampu memperkuat daya saing sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Baca juga  Dua Pilar Penting, Pendidikan dan Kesehatan dalam Kampanye Edi-Rendi

Senada dengan itu, Ketua Umum KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor menegaskan pentingnya forum ini sebagai wadah untuk berbagi pengalaman. “Rembug ini akan menjadi contoh pelaksanaan KTNA ke depan,” katanya. Yadi menambahkan bahwa transformasi teknologi merupakan kunci utama untuk mendorong peningkatan produktivitas di sektor pertanian dan perikanan.

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa sektor pertanian dan perikanan memiliki peran vital dalam perekonomian daerah. Ia menegaskan, “Rembug KTNA memberi kesempatan untuk mempromosikan produk pertanian dan perikanan Kalimantan Timur. Lebih dari itu, forum ini juga mendukung swasembada pangan nasional.”

Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman yang hadir secara daring memberikan arahan khusus. Ia menekankan bahwa swasembada pangan merupakan gagasan besar Presiden Prabowo yang akan dijalankan secara intensif. Menurut Amran, perluasan areal tanam, optimalisasi lahan rawa, hingga distribusi benih dan pupuk menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan.

Baca juga  Kunjungan Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul

Kemeriahan acara semakin terasa dengan tarian Bebaya Kutai Kartanegara, nyanyian lagu kebangsaan, hingga pemukulan kentongan sebagai tanda dimulainya rembug. Kehadiran budaya Erau Adat Kutai yang berlangsung bersamaan menambah warna tersendiri bagi para tamu dari luar daerah. Momentum ini bukan hanya menjadi pembukaan serangkaian kegiatan, tetapi juga menjadi simbol bahwa Kutai Kartanegara siap menjadi teladan bagi daerah lain dalam membangkitkan semangat pertanian dan perikanan Indonesia.

Berita-berita terbaru

Tinggalkan komentar