Kabarsitimewa.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Muara Muntai Ulu, Kecamatan Muara Muntai. Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, turun langsung menemui para korban pada Minggu (11/10/2026) untuk memastikan kebutuhan dasar warga mendapat perhatian.
Dalam kunjungan tersebut, Aulia bersama rombongan mendatangi lokasi pengungsian di Jalan Jenderal Sudirman, RT 07. Bantuan berupa sembako dan perlengkapan kesehatan diserahkan kepada warga yang tengah berupaya bangkit setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Usai menemui para pengungsi, Aulia melanjutkan kunjungan dengan meninjau permukiman yang terbakar. Ia melihat secara langsung kondisi bangunan yang hangus dalam peristiwa kebakaran pada Jumat (9/10/2026).
Kebakaran tersebut menghanguskan tujuh rumah warga dan satu kantor cabang pembantu Bankaltimtara. Sebanyak tujuh kepala keluarga kehilangan tempat tinggal akibat kejadian itu. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Di hadapan warga terdampak, Aulia menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpa masyarakat Muara Muntai. Ia memahami bahwa kehilangan harta benda akibat kebakaran menjadi pukulan berat bagi keluarga yang terdampak.
“Kami selaku Bupati Kukar mengucapkan duka dan belasungkawa dengan terjadinya musibah kebakaran yang saat ini menimpa warga dan masyarakat Muara Muntai. Meskipun tidak ada korban jiwa, harta benda pasti sedikit banyak habis terbakar,” ujarnya.
Aulia menegaskan, kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memberikan dukungan kepada warga yang sedang menghadapi masa sulit.
Menurutnya, Pemkab Kukar berupaya membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban, mulai dari pakaian layak pakai, sembako, hingga berbagai keperluan lain yang dibutuhkan selama masa pemulihan.
“Pemerintah Kabupaten Kukar akan semaksimal mungkin membantu, seperti baju layak pakai, sembako dan kebutuhan lainnya, khususnya masyarakat yang kena musibah atau terdampak dari kebakaran tersebut,” katanya.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga, terutama keluarga yang kini harus menjalani kehidupan tanpa tempat tinggal. Pemenuhan kebutuhan mendesak menjadi salah satu langkah awal agar para korban dapat bertahan sambil menata kembali kehidupan mereka.
Selain dukungan pemerintah daerah, keterlibatan berbagai pihak juga dinilai penting untuk membantu mempercepat pemulihan warga terdampak. Dengan adanya bantuan dan perhatian bersama, masyarakat diharapkan dapat melewati masa sulit tersebut secara bertahap.
Aulia juga mengajak warga untuk tetap tabah dan saling menguatkan dalam menghadapi cobaan. Ia berharap seluruh korban diberikan kekuatan serta perlindungan selama menjalani proses pemulihan setelah kebakaran.
“Musibah ini bukan kemauan dari kita tapi kehendak yang kuasa. Semoga Allah Tuhan semesta alam melindungi kita semua,” tutupnya. (Adv/Diskominfo Kukar)
Penulis: Prio Fuji Mustopa








