Terang Kampungku, Cahaya Baru Ekonomi dan Pendidikan di Desa

admin

Ilustrasi. PLTS Komunal (Ist)

Kabaristimewa.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui DPMD mendorong pemanfaatan listrik di desa bukan hanya sebagai penerangan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan peningkatan kualitas hidup. Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengatakan, “Dengan listrik yang memadai, warga desa dapat mengembangkan usaha berbasis produksi, pengolahan hasil pertanian, dan kerajinan.”

Desa-desa seperti Muhuran, Sebelimbingan, dan Tanjung Batuq Harapan sudah terhubung dengan listrik PLN, sedangkan Enggelam dan Menamang Kanan memanfaatkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal. Program “Terang Kampungku” menjadi andalan Pemkab Kukar dalam mewujudkan desa mandiri energi. Listrik ini memungkinkan aktivitas ekonomi desa berjalan lebih optimal.

Baca juga  Pembangunan Kantor Baru Samboja Barat Dimulai 2024

Dengan aliran listrik 24 jam, pelaku usaha kecil dapat memperpanjang jam operasional dan menggunakan peralatan modern. Teknologi digital pun mulai diadopsi dalam pemasaran produk desa. Dampaknya, daya saing produk lokal meningkat secara signifikan.

Bukan hanya sektor usaha, Arianto juga menyampaikan bahwa listrik mendukung pengembangan layanan publik. Sekolah-sekolah bisa menggunakan perangkat pembelajaran digital, dan fasilitas kesehatan desa lebih siap menghadapi kondisi darurat. Kualitas pendidikan dan kesehatan di desa pun meningkat.

Baca juga  Desa Kota Bangun III Fokuskan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan 2025

DPMD Kukar terus memantau implementasi program agar sesuai kebutuhan warga desa. Penyesuaian program dilakukan secara periodik untuk memastikan dampaknya tetap positif. “Kami akan terus menyesuaikan program untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” kata Arianto.

Pemerintah juga memberikan edukasi kepada warga untuk menjaga keberlanjutan pemanfaatan listrik desa. Selain dari sisi teknis, aspek sosial dan ekonomi juga dipantau agar program ini berjalan maksimal. Keterlibatan warga menjadi penentu keberhasilan jangka panjang.

Baca juga  Rakor PKK Kukar Ke-52: Penguatan Sinergi untuk Pemberdayaan Masyarakat

Ke depan, program ini akan diperluas untuk mencakup seluruh desa yang belum mendapatkan listrik andal. Kukar menargetkan tidak ada lagi desa yang tertinggal dari sisi infrastruktur dasar. “Ini akan membuka peluang baru untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” jelas Arianto.

Program Terang Kampungku menjadi wujud nyata dari komitmen Kukar dalam membangun desa dari pinggiran. Dengan listrik, desa bisa bangkit dan berkembang, menghadirkan masa depan yang lebih cerah dan mandiri.

(Adv/DiskominfoKukar)

Berita-berita terbaru

Tinggalkan komentar