Mahasiswa Tetap Aksi di Bundaran HI, Polisi Siapkan Pengamanan dan Opsi Pengalihan

admin

Kabaristimewa.id, Polda Metro Jaya menyiapkan langkah pengamanan dan pengaturan lalu lintas menjelang aksi unjuk rasa mahasiswa yang direncanakan berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Jumat (12/6). Aparat juga telah berkoordinasi untuk mengarahkan massa agar menyampaikan aspirasi di kawasan Patung Kuda atau Kompleks DPR/MPR RI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan koordinasi telah dilakukan melalui Direktorat Intelijen guna mengantisipasi kepadatan di Bundaran HI. Menurutnya, lokasi alternatif yang disiapkan berada di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, maupun di depan Gedung DPR/MPR.

Baca juga  Rano Karno Pantau Tren Mudik 2025: “Indikasi Ekonomi Berpengaruh”

Untuk mengamankan jalannya aksi, sebanyak 6.088 personel gabungan diterjunkan. Kekuatan tersebut terdiri dari personel TNI, Korbrimob, Kor Sabhara, Polda Metro Jaya, dan Polres Metro Jakarta Pusat.

Petugas akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk Bundaran HI, kawasan Patung Kuda, Kompleks DPR/MPR, hingga Jalan Cikini Raya. Pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman dan tertib.

Baca juga  KPI Hentikan Tayang Xpose Uncensored Trans7, Usai Konten Pesantren Lirboyo Tuai Kecaman

“Kehadiran petugas Polri dan TNI di dalam melaksanakan pelayanan ini untuk menjamin aspirasi yang disampaikan oleh adik-adik mahasiswa ini tersampaikan dengan baik,” kata Budi.

Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Anandaku Dimas, menyatakan aksi mahasiswa tetap direncanakan berlangsung di Bundaran HI. Ia memperkirakan jumlah peserta dari UI mencapai lebih dari 500 orang, di luar massa dari berbagai kampus lainnya.

Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa membawa sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah. Isu yang disuarakan antara lain penggunaan anggaran negara, harga kebutuhan pokok dan BBM, program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, serta isu militerisme sipil.

Baca juga  Istana Dibuka untuk Mahasiswa, Pemerintah Dengar Aspirasi Mahasiswa

Dimas menyebut aksi ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menyampaikan kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah. “Apakah ini akan menjadi Reformasi Jilid 2 atau enggak, sekiranya mungkin ini bisa jadi retorika kita bersama ya,” ujarnya.

Berita-berita terbaru