Rano Karno Pantau Tren Mudik 2025: “Indikasi Ekonomi Berpengaruh”

admin

Rano Karno, Wakil Gubernur DKI Jakarta. Foto/Tempo/Oyuk Ivani Siagian

Kabaristimewa.id, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat adanya penurunan jumlah pemudik Lebaran 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Wakil Gubernur Rano Karno menyebut bahwa kondisi ekonomi menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kejadian ini.

Pada Selasa (1/4/2025), Rano Karno menyampaikan pernyataan ini saat ditemui di kediamannya di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. Ia mengungkapkan bahwa tren penurunan pemudik bisa disebabkan oleh banyak warga yang lebih memilih merayakan Lebaran di Jakarta.

Baca juga  Hati-hati! Kebiasaan Makanan Berlemak dan Tinggi Gula Saat Lebaran Bisa Picu Lonjakan Kolesterol

Meskipun jumlah pemudik berkurang, program mudik gratis dari Pemprov Jakarta justru mengalami peningkatan. Tahun ini, pemerintah menyediakan fasilitas bagi 26 ribu pemudik, naik dari tahun sebelumnya yang hanya 22 ribu. Hal ini menunjukkan bahwa banyak warga tetap memanfaatkan program bantuan dari pemerintah.

Rano Karno juga mengungkapkan bahwa penurunan jumlah pemudik berdampak pada berkurangnya angka kecelakaan di jalan raya. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu sisi positif dari tren tersebut.

Baca juga  Antusiasme Tinggi! Ribuan Orang Padati Pantai Manggar Usai Lebaran

Saat ini, pemerintah masih memantau perkembangan jumlah pemudik secara keseluruhan. Laporan resmi mengenai angka riil pemudik belum diterima oleh Pemprov Jakarta, namun indikasi awal menunjukkan tren penurunan.

Dengan kondisi ini, Pemprov Jakarta terus berupaya memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Rano Karno berharap bahwa kebijakan transportasi ke depan bisa lebih menyesuaikan dengan kebutuhan warga Jakarta.

Baca juga  Staf Dapur MBG Dipecat Usai Status WhatsApp Picu Polemik

Sumber : https://nasional.sindonews.com/read/1550503/15/jumlah-pemudik-lebaran-2025-turun-rano-karno-ungkap-banyak-faktor-1743487449
Penulis : Arnelya NL

Berita-berita terbaru

Tinggalkan komentar