Kabaristimewa.id Kutai Kartanegara – Seorang nelayan bernama Ibrahim (60), warga Dusun Sambera 2 RT 3 Desa Salo Cella, Kecamatan Muara Badak, ditemukan meninggal dunia usai tenggelam di kawasan Pantai Malabar, Desa Tanjung Limau, Senin (18/5/2026).
Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam saat menebar rengge atau jaring bersama tiga rekannya di sekitar pantai. Saat itu, kondisi air masih setinggi dada orang dewasa dan para nelayan melakukan aktivitas dengan berenang.
Berdasarkan laporan tim SAR gabungan, informasi kejadian diterima sekitar pukul 11.06 WITA dari Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Limau, Bripka Chandra. Laporan awal berasal dari penjaga Pantai Malabar yang melihat adanya warga tenggelam di lokasi.
Mendapat informasi tersebut, personel Pos TNI AL Muara Badak bersama Polsek Muara Badak, Disdamkarmat Pos Sektor Muara Badak, relawan, warga dan keluarga korban langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian melalui jalur darat dan laut.
Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 11.15 WITA dan langsung melakukan penyisiran menggunakan speed boat serta pencarian di bibir pantai.
Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 11.35 WITA dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi tenggelam. Jenazah kemudian dievakuasi sebelum dibawa ke rumah duka atas permintaan pihak keluarga.
“Pukul 12.10 WITA atas permintaan keluarga korban, jenazah korban tenggelam dibawa ke rumah duka,” lanjut laporan tersebut.
Dari keterangan saksi, korban diduga terseret arus setelah tanpa sadar masuk ke kaloran atau palung air yang berada di bibir pantai. Sebelumnya, rekan korban sempat mengingatkan agar tidak berenang terlalu ke tengah karena arus mulai surut dan semakin deras.
“Korban tanpa sadar masuk ke kaloran atau palung air di bibir pantai yang dalam dan langsung terseret arus,” tulis laporan itu.
Salah satu rekan korban juga sempat berusaha memberikan pertolongan, namun derasnya arus membuat proses penyelamatan sulit dilakukan. Bahkan, rekan korban tersebut ikut terseret sebelum berhasil menyelamatkan diri ke area dangkal.
Lokasi korban tenggelam diketahui berada sekitar 500 meter dari dermaga Pantai Malabar. Proses pencarian hingga evakuasi berlangsung aman dan lancar.








