Kabaristimewa.id Kutai Kartanegara – Destinasi wisata alam Air Terjun Kandua Raya di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun Darat, mengalami peningkatan jumlah kunjungan wisatawan dalam beberapa waktu terakhir.
Bendahara Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewi Karya mengatakan lonjakan pengunjung terlihat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Saat ini, kawasan air terjun hampir setiap hari didatangi wisatawan dari berbagai daerah.
Ia menjelaskan, pada hari biasa pengunjung tidak dikenakan biaya masuk karena tidak selalu ada petugas. Namun, saat akhir pekan, pengelola mulai memberlakukan retribusi.
Dari sisi keamanan, kawasan air terjun dinilai cukup aman untuk aktivitas mandi dan berenang. Meski begitu, pengunjung tetap diminta waspada karena kondisi bebatuan yang licin.
Air Terjun Kandua Raya memiliki beberapa tingkatan. Terdapat bagian bawah yang lebih mudah dijangkau serta bagian atas yang lebih tinggi. Sebagian besar wisatawan memilih area bawah karena aksesnya lebih sederhana.
Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga kerap berkemah dan menghabiskan waktu di alam terbuka, terutama saat akhir pekan.
Dalam satu bulan, jumlah kunjungan diperkirakan mencapai lebih dari 2.000 orang, khususnya saat musim liburan. Kondisi ini turut memberi dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.
Untuk retribusi, pengunjung pejalan kaki dikenakan sekitar Rp5.000, sedangkan pengguna kendaraan bermotor Rp10.000. Pendapatan tersebut dibagi untuk kas desa, pengelolaan Pokdarwis, serta operasional seperti parkir dan kebersihan.
Pengelolaan wisata ini juga melibatkan masyarakat lokal, termasuk generasi muda yang bertugas di lapangan.
Meski tren kunjungan meningkat, pengelola masih menghadapi tantangan pada penyediaan fasilitas pendukung seperti tempat istirahat, spot foto, dan sarana hiburan. Pengembangan fasilitas menjadi fokus untuk meningkatkan daya tarik wisata ke depan.








