Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Pelaksanaan Festival Erau 2025 dipastikan akan dimulai pada 21 September mendatang oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara bersama Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Dalam press release pada Minggu (7/9/2025), disampaikan bahwa agenda ini bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga ruang pelestarian adat, penguatan nilai sosial, dan penggerak perekonomian lokal.
Stadion Rondong Demang Tenggarong dipilih sebagai lokasi pembukaan acara, yang dijadwalkan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WITA. Kehadiran Menteri Pariwisata, Gubernur Kaltim, dan Bupati Kukar sudah dikonfirmasi, namun pembukaan secara adat tetap dilakukan oleh Sultan Kutai. Hal ini merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan tradisional.
“Ini penting agar warisan leluhur tetap terjaga, meski era terus berkembang,” ujar Thauhid Afrillian Noor, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar. Ia menekankan bahwa pakem adat harus tetap dijaga sebagai ruh utama Erau.
Atraksi budaya, seserahan dari 20 kecamatan, serta karya kolaboratif dari 400 pelajar akan turut memeriahkan pembukaan tersebut. Thauhid menyampaikan harapannya agar masyarakat merasa menjadi bagian dari perayaan tersebut. “Kami ingin melibatkan masyarakat seluas mungkin, agar mereka merasa memiliki Erau sebagai bagian dari jati diri budaya,” katanya.
Lebih jauh, kegiatan seperti tradisi berseperah, ekspo UMKM, lomba budaya, dan olahraga tradisional juga telah dipersiapkan. Semua itu dimaksudkan untuk menjadikan Erau sebagai ruang interaksi sosial dan ekonomi. “Dengan konsep ini, Erau tidak hanya menjadi tontonan, tapi juga memberi manfaat ekonomi dan sosial,” jelas Thauhid.
Dari sisi adat, rangkaian prosesi telah berlangsung sejak awal September, dimulai dengan ziarah ke makam raja-raja dan dilanjutkan dengan ritual besawai. Menurut Pangeran Heriansyah, prosesi akan mencapai puncaknya pada 21 September dengan pendirian tiang ayu di Kedaton.
“Pakem adat ini adalah fondasi Erau. Tanpa adat, Erau akan kehilangan rohnya,” tegas Pangeran Heriansyah yang menjabat Ketua Panitia Adat Erau 2025. Kesultanan menekankan pentingnya adat sebagai inti dari seluruh perayaan.
Sementara itu, Pemkab Kukar melaporkan bahwa persiapan teknis menjelang pembukaan telah mencapai 80 persen. Fasilitas umum seperti air bersih, kebersihan lokasi, hingga sistem keamanan telah disiapkan demi kenyamanan pengunjung. “Kami ingin Erau berlangsung meriah, tetapi tetap nyaman bagi masyarakat dan tamu yang hadir,” pungkas Thauhid.
Adv/DiskominfoKukar








