Kabaristimewa.id, Aceh Utara – Dua hari terakhir, cuaca ekstrem melanda Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Angin puting beliung yang menyertai hujan deras menyebabkan kerusakan signifikan di enam kecamatan. Pemerintah daerah menetapkan kondisi tanggap darurat dan menyalurkan bantuan.
Kerusakan paling parah terjadi di Kecamatan Nibong, Langkahan, dan Paya Bakong. Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil atau Ayahwa, menyebut kerusakan mencapai 166 rumah. “Saya sudah terima data real kerusakan akibat musibah angin kencang dua hari terakhir,” katanya.
Selain rumah warga, bencana juga merusak toko, kafe, dan lapak pedagang kaki lima. Jumlahnya mencapai enam toko, tiga kafe, dan 70 lapak. Pemerintah berfokus pada penanganan masa panik terlebih dahulu.
“Bantuan masa panik sudah diserahkan ke lokasi pengungsian,” ujar Ayahwa. Ia memastikan sebagian bantuan disimpan di kantor camat untuk didistribusikan secara merata. Warga diminta bersabar karena bantuan lanjutan akan diupayakan dari pemerintah pusat.
Razali, Kepala Desa Nibong Baroh, mengungkapkan bahwa warga terdampak telah mulai pulang ke rumah masing-masing. “Setelah sempat mengungsi 15 kepala keluarga, hari ini sudah kembali ke rumah,” jelasnya. Ia berharap ada dukungan rehabilitasi rumah dari pemerintah.
Dalam keterangannya, Ayahwa mengingatkan warga untuk memangkas pohon di sekitar rumah. “Kayu depan rumah harap ditebang,” pesannya. Ia juga menyampaikan harapan agar warga tetap kuat dan berserah diri.
Sumber : https://regional.kompas.com/read/2025/07/14/053418378/166-rumah-rusak-dihantam-puting-beliung-di-aceh-utara
Penulis : Arnelya NL








