Kabaristimewa.id Kutai Kartanegara – Kebakaran melanda kawasan SD Negeri 018 Samboja di Jalan Raya BPPN Handil 2, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja, Senin (25/5/2026) sore. Sedikitnya empat bangunan dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut.
Api pertama kali dilaporkan warga sekitar pada pukul 16.30 WITA. Kobaran api diduga mulai muncul sekitar pukul 16.20 WITA sebelum membesar dan menjalar ke sejumlah bangunan di lingkungan sekolah.
Mendapat laporan itu, tim Pos Sektor Samboja Pesisir Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kutai Kartanegara langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Saat petugas tiba, kondisi api sudah membesar sehingga proses pemadaman difokuskan untuk mencegah kobaran merembet ke bangunan lain di sekitar sekolah.
Dalam proses penanganan, petugas sempat menghadapi kendala berupa sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran. Selain itu, banyaknya warga yang menonton membuat ruang gerak petugas menjadi terbatas.
“Setiba di lokasi kejadian saat itu api sudah besar dan petugas langsung melakukan pemadaman. Di tengah pemadaman, petugas terkendala sumber air yang jauh dan ramainya warga yang menonton sehingga pergerakan petugas kurang bebas,” demikian keterangan dalam laporan Damkar Kukar.
Berdasarkan laporan Damkar Kukar, empat bangunan terdampak dalam kebakaran tersebut. Bangunan yang terbakar terdiri dari tiga rumah dinas sekolah dan satu gudang sekolah.
Dua kepala keluarga turut terdampak, yakni Mahruri dan Muhafit Agus Prayitno. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Petugas menyebut penyebab kebakaran masih belum diketahui dan saat ini masih dalam proses penyelidikan.
Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar satu jam tiga puluh menit. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 17.50 WITA dalam kondisi aman dan terkendali.
Dalam penanganan itu, Damkar Kukar mengerahkan personel dari Regu 1, Regu 2, dan Regu 3 menggunakan dua unit mobil pemadam Kajama serta satu unit mobil tangki.
Penanganan kebakaran juga melibatkan Camat Samboja, kepolisian, TNI, PMI, petugas PLN, serta warga sekitar yang membantu di lokasi kejadian.








