Kabaristimewa.id, Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berpeluang memperluas akses internet gratis hingga tingkat Rukun Tetangga (RT). Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar mengusulkan pemanfaatan sebagian dana program RTKu Terbaik untuk pengadaan perangkat internet di 3.212 RT.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, mengatakan usulan tersebut disusun dengan mempertimbangkan alokasi anggaran yang tersedia untuk setiap RT. Dari dana sebesar Rp50 juta per RT, sekitar Rp29 juta direncanakan untuk operasional dan insentif pengurus, sedangkan Rp21 juta sisanya berpotensi digunakan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk penyediaan akses internet.
“Semua RT itu akan membeli perangkat yang nanti akan menjadikan penyediaan internet untuk wilayah RT masing-masing,” ujar Arianto, Selasa (13/10/2026).
Menurut Arianto, penyediaan internet tersebut berpeluang dilakukan tanpa harus menambah anggaran program. Dana yang telah dialokasikan dapat dioptimalkan untuk pengadaan perangkat dan layanan internet, sepanjang sesuai dengan kebutuhan warga serta mendapat persetujuan pimpinan.
Berdasarkan simulasi awal DPMD Kukar, anggaran sekitar Rp12 juta dinilai cukup untuk membeli perangkat sekaligus membayar biaya berlangganan internet selama tiga bulan. Perhitungan ini menjadi salah satu bahan pertimbangan sebelum usulan tersebut diputuskan untuk dilaksanakan.
“Jadi itu kalau misalnya nanti kita simulasikan pimpinan setuju, kemudian juga itu kebutuhannya memang sesuai janji Pak Bupati, sesuai juga dengan kebutuhan masyarakat, insya Allah kita laksanakan,” jelasnya.
Apabila disetujui, program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses internet lebih mudah di lingkungan tempat tinggal mereka. Ketersediaan jaringan internet di tingkat RT juga berpotensi mendukung komunikasi warga dan berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Meski demikian, DPMD Kukar menegaskan bahwa rencana tersebut masih berupa usulan. Realisasinya tetap menunggu keputusan pimpinan serta penilaian terhadap kebutuhan masyarakat di masing-masing RT.
Arianto kembali menekankan bahwa pelaksanaan program harus mempertimbangkan kesesuaian kebutuhan warga dan arah kebijakan pemerintah daerah.
“Kalau misalnya nanti kita simulasikan dan pimpinan setuju, kemudian juga itu kebutuhannya memang sesuai janji Pak Bupati sesuai juga dengan kebutuhan masyarakat insya Allah kita laksanakan,” tutupnya.
Dengan demikian, rencana internet gratis melalui program RTKu Terbaik masih dalam tahap kajian. Jika disetujui, pemanfaatan anggaran tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya memperluas akses digital masyarakat Kukar tanpa menambah alokasi dana yang telah tersedia. (Adv/Diskominfo Kukar)
Penulis: Prio Fuji Mustopa








