kabaristimewa.id, KUTAI KARTANEGARA – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara, Rahmat Dermawan, mengunjungi usaha produksi amplang milik Safa di Kecamatan Muara Jawa. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat perkembangan usaha sekaligus memberikan perhatian terhadap potensi UMKM lokal yang berkontribusi bagi perekonomian masyarakat.
Usaha rumahan yang telah dijalankan Safa selama kurang lebih 13 tahun ini memproduksi amplang dengan tiga pilihan rasa, yakni ikan bandeng, ikan tenggiri, dan udang. Produk tersebut tidak hanya dipasarkan di wilayah Muara Jawa, tetapi juga telah menjangkau sejumlah daerah lain, seperti Bontang, Kutai Timur, dan Samarinda.
Perkembangan usaha tersebut tidak terlepas dari konsistensi Safa dalam menjaga cita rasa dan kualitas produk. Selain menjadi sumber penghasilan keluarga, usaha ini juga memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar melalui keterlibatan tetangga dan ibu-ibu setempat dalam proses produksi.
Mereka turut membantu berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari pengolahan adonan hingga pencetakan dan pengemasan amplang. Kegiatan ini membuka kesempatan bagi warga untuk memperoleh penghasilan tambahan sekaligus mendorong tumbuhnya usaha berbasis rumah tangga.
Dalam kunjungan tersebut, Rahmat Dermawan mengapresiasi ketekunan Safa dalam mempertahankan dan mengembangkan usahanya selama lebih dari satu dekade. Menurutnya, keberadaan UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah serta membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas produksi, Rahmat sebelumnya telah memberikan bantuan berupa sejumlah peralatan usaha. Bantuan tersebut meliputi kompor, blender untuk membantu proses pengolahan bahan, serta mesin press kemasan.
Peralatan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan produksi, membantu menjaga kualitas pengemasan, dan meningkatkan daya saing amplang buatan Safa di pasar yang lebih luas.
Dukungan terhadap UMKM juga dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui penyediaan sarana produksi, tetapi juga dengan membuka peluang pengembangan usaha dan pemasaran. Dengan demikian, produk lokal berpotensi menjangkau lebih banyak konsumen sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
Safa menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang telah diberikan oleh Rahmat Dermawan bersama kelompoknya. Ia berharap dukungan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau pelaku usaha kecil lainnya.
Ia juga berharap pengalaman mengembangkan usaha amplang dari rumah dapat mendorong lebih banyak perempuan, khususnya para ibu rumah tangga, untuk berani memulai usaha mandiri dan menciptakan peluang kerja di lingkungan masing-masing.
Melalui pengembangan UMKM berbasis potensi lokal, usaha amplang di Muara Jawa diharapkan dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat Kutai Kartanegara. (Adv)
Penyunting: N F








