Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Kota Bangun Sebrang tahun ini menetapkan pendidikan dan kesehatan sebagai sektor prioritas dalam pembangunan layanan dasar. Kepala Desa, Yusuf, menegaskan bahwa fokus pembangunan fisik diarahkan untuk mendukung tumbuh kembang anak dan peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Dalam keterangannya pada Jumat (12/9/2025), Yusuf menyebut bahwa posyandu merupakan fasilitas yang sangat vital bagi masyarakat desa. “Desa kami punya empat posyandu, tapi baru satu gedung. Tahun ini kami bangun lagi agar pelayanan bisa lebih merata,” ujarnya. Pemerintah desa pun mulai membangun fasilitas tambahan guna memastikan akses pelayanan yang setara di setiap wilayah.
Tak hanya posyandu, pembangunan gedung pendidikan anak usia dini juga menjadi perhatian. Pemerintah desa telah memulai pembangunan TK dan PAUD untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan layak sejak usia dini. Yusuf menilai bahwa keberadaan sarana pendidikan dasar merupakan investasi penting untuk masa depan desa.
Upaya lainnya dilakukan melalui rehabilitasi bangunan polindes yang kini diarahkan untuk menjadi posyandu tambahan. Yusuf menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memperluas cakupan pelayanan kesehatan, khususnya bagi ibu dan anak. “Dengan begitu, pelayanan kesehatan ibu dan anak akan lebih mudah dijangkau,” jelasnya.
Menurut Yusuf, kesiapan masyarakat dalam menghadapi tantangan masa depan bergantung pada kualitas layanan dasar yang tersedia. “Kalau pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan sudah terbangun, masyarakat akan lebih siap menghadapi tantangan ke depan,” ungkapnya dengan optimis. Pemerintah desa meyakini bahwa pembangunan ini harus berkelanjutan.
Tak hanya dari desa, dukungan program kesehatan dari pemerintah kabupaten juga mulai dirasakan warga. Melalui program Kukar Idaman Terbaik, sebagian masyarakat kini menikmati layanan BPJS secara gratis. Meski belum sepenuhnya merata, manfaat program ini cukup dirasakan.
“Alhamdulillah sudah ada warga yang terbantu. Walaupun masih ada yang harus bayar, tapi program ini jelas meringankan,” tutur Yusuf. Ia berharap agar jangkauan program kesehatan dari kabupaten bisa diperluas dan lebih merata ke semua lapisan masyarakat di desa.
Yusuf menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya dilihat dari sisi infrastruktur, tetapi juga keberlanjutan dan dampak jangka panjang. Ia berharap generasi mendatang di Kota Bangun Sebrang tumbuh menjadi sumber daya manusia yang cerdas dan sehat. “Kalau SDM kita bagus, desa ini akan maju,” pungkasnya.
Adv/DiskominfoKukar








