Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Kota Bangun 2 berencana untuk menghadirkan sistem pelayanan administrasi berbasis digital pada tahun 2026. Dengan sistem ini, warga nantinya tidak perlu lagi datang ke kantor desa untuk mengurus surat atau dokumen penting. Kepala Desa Kota Bangun 2, Joko Purnomo, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya modernisasi layanan publik di tingkat desa.
Langkah digitalisasi ini, menurut Joko, sejalan dengan semangat program Kukar Idaman Terbaik yang selama ini menjadi pedoman pembangunan pelayanan publik di Kutai Kartanegara. “Bayangkan, warga cukup dari rumah bisa bikin surat tanpa harus datang ke kantor desa. Ini akan memudahkan semua,” ujarnya saat ditemui pada Kamis, 11 September 2025.
Layanan yang akan tersedia melalui sistem digital mencakup berbagai keperluan administratif, termasuk surat menyurat hingga dokumen penting seperti SKCK. Dengan sistem ini, proses birokrasi diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien. Selain itu, antrean panjang di kantor desa juga akan berkurang secara signifikan.
Digitalisasi layanan ini juga dirancang sebagai penguatan dari sistem pelayanan yang sudah berjalan. Sebelumnya, program Kukar Idaman Terbaik telah menghadirkan layanan dasar seperti posyandu dan posbindu lebih dekat ke warga. Kini, giliran layanan administrasi desa yang ditingkatkan melalui pemanfaatan teknologi.
“Kukar Idaman Terbaik sudah terbukti membantu desa dalam pelayanan dasar. Nah, digitalisasi ini menjadi bentuk pelayanan modern yang akan kami hadirkan,” terang Joko. Ia menegaskan bahwa program ini bukan hanya soal kemudahan, tetapi juga soal keterbukaan informasi dan akuntabilitas pelayanan publik.
Agar program ini bisa terealisasi, Pemerintah Desa Kota Bangun 2 berharap adanya dukungan konkret dari Dinas Komunikasi dan Informatika serta pemerintah kabupaten. Infrastruktur digital seperti jaringan internet dan perangkat lunak akan menjadi faktor penentu keberhasilan sistem ini.
Di sisi lain, Joko menilai bahwa digitalisasi juga akan memperkuat hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat. Pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan dinilainya dapat meningkatkan kepercayaan warga terhadap kinerja pemerintah. “Kami ingin Desa Kota Bangun 2 menjadi contoh bagaimana pelayanan publik bisa beradaptasi dengan zaman,” tegasnya.
Dengan target yang jelas dan dukungan program Kukar Idaman Terbaik, Desa Kota Bangun 2 optimistis bisa menghadirkan wajah baru pelayanan publik. Digitalisasi ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan, tetapi juga wujud komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat desa.
Adv/DiskominfoKukar








