Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Kota Bangun Ulu, Kutai Kartanegara, tengah memprioritaskan pengembangan sektor pariwisata sebagai langkah strategis untuk meningkatkan perekonomian lokal. Melalui sejumlah pembangunan infrastruktur yang telah dimulai tahun ini, pemerintah desa ingin menciptakan ruang yang lebih layak bagi pelaku UMKM agar dapat berkembang seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan. Langkah ini dianggap sebagai solusi integratif antara pengembangan pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kepala Desa Kota Bangun Ulu, Khairul Umam, menjelaskan bahwa berbagai fasilitas telah dirancang untuk menunjang aktivitas UMKM di wilayahnya. Ia menyebut beberapa proyek yang telah dikerjakan, seperti Teras Depian Indah, Teras Kota Bangun Bersinar, serta penataan kawasan Lapangan ABS yang kini dilengkapi dengan trotoar.
“Teras Depian Indah, Teras Kota Bangun Bersinar, dan penataan kawasan Lapangan ABS dengan trotoar, itu semua diarahkan untuk menunjang UMKM lokal,” ungkap Khairul saat ditemui pada Kamis, 4 September 2025.
Selain pembangunan darat, Desa Kota Bangun Ulu juga memanfaatkan potensi wisata air dengan menghadirkan kapal wisata Sungai Mahakam sebagai ikon pariwisata desa. Kapal ini dioperasikan secara rutin setiap akhir pekan dan melintasi sejumlah desa lain seperti Pela, Semayang, hingga Melintang. Kehadiran wisata sungai ini bukan hanya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat sekitar untuk turut terlibat dalam aktivitas ekonomi berbasis wisata.
Minat masyarakat terhadap perjalanan wisata sungai ini dinilai cukup tinggi. Setiap akhir pekan, warga dan pengunjung menikmati pengalaman menyusuri sungai yang menawarkan pemandangan alam sekaligus interaksi sosial yang hidup.
“Trip kapal wisata ini rutin setiap Sabtu dan Minggu. Antusiasme masyarakat cukup tinggi karena mereka bisa menikmati panorama sungai sekaligus mendukung ekonomi warga yang terlibat,” tambah Khairul dalam keterangannya.
Menurut Khairul, keberadaan kapal wisata turut berperan dalam mempromosikan potensi desa kepada pengunjung dari luar daerah. Ia menilai bahwa wisata air seperti ini mampu memperluas jangkauan promosi sekaligus memberikan dampak ekonomi yang positif bagi warga yang terlibat langsung. “Keberadaan kapal wisata juga membantu mempromosikan potensi desa kepada pengunjung dari luar daerah,” ujarnya menegaskan.
Dengan menggabungkan pembangunan infrastruktur modern, pemanfaatan potensi sungai, serta keterlibatan aktif pelaku UMKM lokal, Desa Kota Bangun Ulu berharap dapat menghadirkan destinasi wisata yang sederhana namun tetap menarik.
Pemerintah desa menargetkan agar pariwisata yang dikembangkan ini tidak hanya bersifat hiburan semata, melainkan mampu menjadi sumber penghasilan berkelanjutan bagi masyarakat. Konsep pembangunan yang inklusif ini diharapkan dapat memperkuat identitas desa sebagai destinasi lokal yang berkembang secara mandiri.
Adv/DiskominfoKukar








