Pelantikan PPPK Kukar Berdampak Ganda: SDM dan Ekonomi Meningkat

admin

( Bupati Kukar, Edi Damansyah )

Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Di Stadion Aji Imbut Kutai Kartanegara, Senin (26/5/2025), Pemerintah Kabupaten Kukar melantik 3.870 PPPK dalam upacara akbar. Pelantikan ini menjadi bagian dari strategi besar penataan birokrasi berbasis SDM dan pelayanan publik. Ribuan tenaga honorer kini memperoleh kepastian hukum dan status resmi sebagai ASN.

Bupati Kukar, Edi Damansyah, menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah beban anggaran, melainkan investasi sosial. “Ini bukan beban anggaran, ini investasi,” tegasnya dalam pidato yang disambut antusias peserta. Alokasi belanja pegawai dari APBD mencapai 20 persen sebagai bentuk keseriusan pemerintah.

Baca juga  Desa Batuah Menjadi Teladan Nasional dalam Keterbukaan Informasi Publik

Penempatan pegawai tersebar di berbagai sektor vital, dengan 3.230 tenaga teknis, 441 guru, dan 199 tenaga kesehatan. Kepala Dinas PMD Kukar menjelaskan bahwa layanan di desa akan lebih optimal berkat distribusi tenaga yang lebih proporsional. Hal ini menjadi solusi atas kekurangan aparatur di daerah pinggiran.

Kepala BKPSDM Kukar, Rakhmadi, menambahkan bahwa sistem ASN sekarang berbasis evaluasi kinerja, bukan sekadar kehadiran. “Siapa yang tidak berkinerja baik, akan dievaluasi,” jelasnya. Tujuan utama adalah membentuk budaya kerja yang produktif dan profesional.

Baca juga  Di Tengah Gerimis, Ziarah di TMP Bukit Biru Penuh Makna

Tak hanya fokus teknis, Pemkab Kukar juga membangun karakter ASN melalui Program Gerakan Etam Mengaji (GEMA). Seluruh PPPK wajib mengikuti program ini selama masa kerja. “Saya ingin ASN Kukar punya akhlak dan tanggung jawab,” kata Bupati Edi.

Kegiatan spiritual ini menjadi pembeda ASN Kukar dibanding daerah lain. Pelatihan moral dan pembaruan kompetensi akan dilakukan secara berkala agar PPPK tidak hanya unggul dalam skill, tapi juga dalam etika. Pemkab ingin menciptakan birokrat yang seimbang antara kompetensi dan karakter.

Baca juga  Pemkab Kukar Tingkatkan Penerangan Jalan dengan LPJU dan PJUTS untuk Daerah Terpencil

Di sisi lain, pelantikan ini dinilai berdampak positif pada ekonomi lokal. Ekonom Dr. Rendi A. Saputra menyebut bahwa pendapatan tetap PPPK akan meningkatkan konsumsi rumah tangga dan menggairahkan sektor UMKM. “Daya beli meningkat, ekonomi desa ikut tumbuh,” ujarnya.

Bupati Edi menutup pidato dengan harapan besar terhadap kinerja para PPPK. “Jangan jadi beban, jadilah berkah,” pesannya. Ia menegaskan bahwa ke depan, pengawasan kinerja akan diperketat demi memastikan investasi ini benar-benar membuahkan hasil bagi masyarakat.

(Adv/DiskominfoKukar)

Berita-berita terbaru

Tinggalkan komentar