Kabaristimewa.id, Jakarta – Kondisi tanggul Pantai Mutiara di kawasan Pluit kembali menjadi sorotan setelah laporan kebocoran muncul dalam beberapa pekan terakhir. Tim detikProperti yang meninjau lokasi pada Selasa, 25 November 2025, menemukan adanya sejumlah bagian tanggul yang mengalami kerusakan. Warga sekitar disebut khawatir karena rembesan air laut dikhawatirkan membesar dan merendam rumah-rumah di sekitar garis pantai.
Pantauan di sepanjang Jalan Pantai Mutiara Regatta menunjukkan adanya retakan halus hingga sedang pada beberapa bagian dinding tanggul. Meski retakan tersebut belum melebar, kondisi ini tetap dianggap berisiko. Apabila tekanan air meningkat, sejumlah titik retak dapat berkembang menjadi jalur rembesan yang lebih besar.
Beberapa titik bahkan sudah menampakkan kebocoran nyata. Salah satu foto yang diambil menunjukkan air keluar melalui celah kecil di dinding tanggul. Beberapa meter dari lokasi itu, ditemukan kebocoran lain dengan debit lebih besar sehingga aliran air harus diarahkan ke saluran drainase agar tidak menggenangi jalan.
Kerusakan lainnya terlihat pada bagian bawah tanggul yang mulai keropos. Lapisan semen yang tergerus membuat batu-batuan fondasi tampak jelas. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa struktur tanggul mengalami penurunan kualitas dan berpotensi melemah jika tidak segera ditangani.
Selain itu, air laut di wilayah Pantai Mutiara dilaporkan sudah hampir mencapai bibir tanggul yang memiliki ketinggian sekitar dua meter. Jika terjadi pasang tinggi, air berpotensi meluap ke jalan raya. Ratusan rumah warga terancam banjir rob apabila perbaikan tidak segera dilakukan.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memastikan akan memperbaiki tanggul yang bocor. Survei lapangan telah dilakukan sebagai langkah awal penanganan. “Merespons informasi di sosial media soal tanggul rembes di Pantai Mutiara, Dinas SDA DKI Jakarta saat ini sudah dilakukan survei lapangan,” ujar Ketua Subkelompok Perencanaan Bidang Pengendalian Rob dan Pengembangan Pesisir Pantai, Alfan Widyastanto, Senin, 24 November 2025.
Dinas SDA juga terus memantau kondisi tanggul di sepanjang pantai utara Jakarta untuk mengidentifikasi titik-titik yang perlu diperkuat. Perbaikan akan difokuskan pada bagian tembok yang mengalami kebocoran atau rembesan. Pemerintah provinsi menyebut bahwa langkah teknis tengah disiapkan.
Menurut Alfan, peningkatan struktur tanggul kini sedang direncanakan. Salah satu rencana adalah menaikkan elevasi tanggul agar mampu menahan kenaikan muka air laut yang diprediksi semakin tinggi. “Saat ini sedang melaksanakan tahap perencanaan dengan elevasi tanggul yang akan lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi tanggul saat ini,” jelasnya.








