Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur dan pengembangan ekonomi masyarakat. Kepala Desa Khairul Umam meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan tahun anggaran 2025 untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai target dan memberi dampak nyata bagi warga.
“Alhamdulillah, hari ini kami kembali melakukan peninjauan serta pengawasan kegiatan pembangunan infrastruktur di wilayah Desa Kota Bangun Ulu,” ungkap Khairul saat ditemui, Senin (13/10/2025).
Sebelumnya, pembangunan semenisasi jalan dan gang telah hampir rampung dan mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Kini, fokus peninjauan bergeser ke infrastruktur berbahan kayu ulin yang menunjang berbagai kebutuhan publik, mulai dari aktivitas UMKM hingga fasilitas wisata dan olahraga.
Beberapa proyek prioritas antara lain lanjutan pembangunan Teras Tepian Indah di RT 12–14, Teras Kota Bangun Bersinar di RT 9, tribun utama dan tribun penonton Lapangan Sepak Bola ABS, serta teras UMKM yang dirancang untuk memperkuat ekonomi kreatif desa.
Khairul menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya mempercantik wajah desa sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Seluruh kegiatan ini kami arahkan agar mampu mendukung sektor pariwisata dan meningkatkan kesejahteraan warga,” jelasnya.
Selain proyek infrastruktur, pemerintah desa juga menyalurkan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Dana Desa 2025. Tiga warga menjadi penerima manfaat tahun ini, masing-masing memperoleh material senilai Rp10 juta untuk perbaikan rumah.
Program tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan layak huni. “Kami ingin masyarakat dapat hidup lebih aman dan nyaman. Semoga bantuan ini juga menumbuhkan kembali semangat gotong royong di antara warga,” tambah Khairul.
Dengan kolaborasi dan pengawasan yang berkelanjutan, Pemerintah Desa Kota Bangun Ulu optimistis pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat mampu menggerakkan sektor wisata serta memperkuat fondasi ekonomi desa secara berkelanjutan.








