Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Sebanyak 21 rumah warga di Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara, terdampak akibat longsor yang terjadi di Jalan Poros Samarinda–Balikpapan Kilometer 28 pada Senin (20/5).
Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, menyebutkan total rumah yang terdampak mencapai 21 unit, dengan rincian 16 rumah rusak berat dan 5 lainnya rusak sedang. Sementara jumlah kepala keluarga (KK) yang terkena dampak mencapai 21 KK.
Selain rumah, fasilitas umum berupa satu masjid juga ikut terdampak akibat pergeseran tanah yang cukup parah. Lokasi longsor ini berada di jalur vital yang menghubungkan Samarinda dan Balikpapan.
Abdul Rasyid menuturkan bahwa kondisi jalan mengalami keretakan cukup parah hingga selebar 50 meter. “Kami berharap segera ada penanganan agar akses masyarakat tidak semakin terganggu,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pemerintah desa bersama warga saat ini sudah melakukan langkah darurat, termasuk membantu evakuasi warga ke lokasi yang lebih aman.
Selain itu, ia juga meminta dukungan pemerintah kabupaten dan provinsi untuk segera turun tangan. “Kami tidak bisa menunggu lama, karena longsor ini bisa semakin meluas,” katanya.
Untuk perbaikan infrastruktur jalan, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur mulai lakukan penanganan darurat agar dapat memulihkan akses vital ruas jalur poros Samarinda-Balikpapan agar bisa dilalui usai amblas akibat longsor.
Adv/DiskominfoKukar








