Skrining Kesehatan Calon Haji Kukar Dimulai, Pemerintah Fokus pada Inklusivitas

admin

Calon jemaah haji Kukar menerima Vaksinasi. Foto/Persepsinews

Kabaristimewa.id, Tenggarong – Pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi bagi jemaah haji asal Kutai Kartanegara telah dimulai sejak 21 April 2025. Bertempat di Puskesmas Rapak Mahang, kegiatan ini menjadi bagian penting dari persiapan menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Dengan pendekatan berbasis wilayah kecamatan, sistem dirancang untuk menghindari penumpukan peserta.

Rahmatsyah, Pengelola Program Haji Dinas Kesehatan Kukar, menyampaikan bahwa pelayanan dilaksanakan terjadwal. “Hari ini untuk jemaah asal Tenggarong, Loa Kulu, dan Sungai Mariam. Kecamatan lainnya dijadwalkan menyusul,” ucapnya.

Baca juga  Kota Bangun Darat Tunjukkan Perkembangan Pariwisata, Peluang Ekonomi Semakin Terbuka

Kegiatan vaksinasi dimulai sejak pukul 08.00 WITA, dengan target 150 peserta per hari. Petugas juga bersiap melayani lebih banyak jika jumlah jemaah melebihi target. Vaksin yang diberikan terdiri dari meningitis dan polio sebagai vaksin wajib, serta vaksin influenza sebagai tambahan.

Skrining kesehatan dilakukan terlebih dahulu sebelum penyuntikan vaksin. Pemeriksaan mencakup tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol. Vaksinasi akan ditunda jika ditemukan kondisi medis yang tidak stabil.

Baca juga  Dari Festival Ramadhan ke MTQ Kecamatan, Maluhu Siapkan Generasi Qur’ani

Rahmatsyah menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan jemaah adalah yang utama. “Kami tidak memaksakan, karena kesehatan jemaah adalah prioritas utama,” tegasnya. Hal ini menunjukkan perhatian serius dari pihak penyelenggara.

Pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus kepada jemaah lansia dan penyandang disabilitas. Mereka mendapatkan prioritas antrean serta dukungan fasilitas seperti kursi roda. “Kami pastikan mereka mendapat perlakuan khusus dan lebih dulu dilayani,” tambah Rahmatsyah.

Baca juga  Dukung Atlet dan Masyarakat, Stadion Aji Imbut Tingkatkan Fasilitasnya

Kegiatan ini bukan hanya sekadar pemenuhan kewajiban administratif, tetapi juga bentuk pelayanan yang inklusif dan humanis. Langkah ini dinilai mampu menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi jemaah haji.

Kesempatan vaksinasi masih terbuka bagi jemaah yang belum hadir sesuai jadwal. Dengan sistem yang tertata dan tim medis yang siap siaga, Kukar menunjukkan keseriusannya dalam menyiapkan jemaah haji yang sehat dan siap berangkat.

(Adv/DiskominfoKukar)

Berita-berita terbaru

Tinggalkan komentar