Mencegah Penyalahgunaan Data, WhatsApp Luncurkan Advanced Chat Privacy untuk Pengguna

admin

Ilustrasi. Whatsapp Meta AI. (sumber : cnbcindonesia.com)

Kabaristimewa.id – WhatsApp baru saja meluncurkan Advanced Chat Privacy, sebuah fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk melindungi percakapan mereka dari penggunaan tanpa izin oleh pihak ketiga, seperti dalam pelatihan sistem kecerdasan buatan (AI). Fitur ini hadir untuk meningkatkan privasi dan kontrol pengguna terhadap data yang mereka bagikan dalam obrolan pribadi maupun grup.

Fitur Advanced Chat Privacy ini memungkinkan pengguna untuk membatasi ekspor percakapan dan menghentikan unduhan otomatis media, termasuk foto dan video, yang dibagikan dalam chat. Lebih penting lagi, WhatsApp memastikan bahwa riwayat obrolan yang dikirim tidak akan digunakan untuk pelatihan sistem kecerdasan buatan seperti MetaAI, yang sebelumnya mungkin mengambil data percakapan tanpa izin.

Baca juga  Indonesia Tempati Posisi Kedua Kontributor GMV Terbesar untuk TikTok Shop di 2024

Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini dengan cara manual, yakni dengan membuka ruang chat, mengetuk nama obrolan di bagian atas, dan memilih opsi Advanced Chat Privacy. Begitu diaktifkan, pengaturan ini berlaku untuk semua peserta dalam ruang obrolan tersebut. Fitur ini bersifat opsional dan tidak aktif secara otomatis, memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengelola privasi mereka sesuai keinginan.

Peluncuran fitur ini dilakukan secara bertahap di seluruh dunia, meskipun saat ini, pengguna WhatsApp pada Android versi beta 2.25.13.17 dan versi publik 2.25.12.74 belum dapat mengaksesnya. WhatsApp menegaskan bahwa peluncuran ini adalah tahap pertama, dan mereka berencana untuk menambahkan pembaruan lebih lanjut untuk meningkatkan privasi pengguna.

Baca juga  PS6 Bocor ke Publik: Performa Lebih Gahar, Harga Tetap Terjangkau

WhatsApp menyarankan agar fitur ini digunakan dalam grup yang membahas topik sensitif atau melibatkan peserta yang belum saling mengenal. Hal ini untuk memastikan percakapan yang terjadi tidak keluar dari aplikasi dan digunakan oleh pihak ketiga, terutama dalam konteks pelatihan AI.

Namun, meskipun fitur ini memberikan kontrol yang lebih besar, pesan masih dapat diteruskan atau media tetap dapat diunduh secara manual. Pengguna juga masih dapat mengambil tangkapan layar, meskipun fitur ini dirancang untuk membatasi penggunaan data secara lebih aman.

Baca juga  Microsoft Siapkan Tim APU untuk Merumuskan Strategi Dampak Produk AI

Melalui Advanced Chat Privacy, WhatsApp berupaya melindungi privasi penggunanya dari potensi eksploitasi data, terutama untuk tujuan pelatihan AI oleh pihak ketiga. WhatsApp berharap bahwa dengan pengenalan fitur ini, pengguna akan merasa lebih aman dan terjaga privasinya dalam menggunakan platform pesan instan ini.

Sumber : https://tekno.kompas.com/read/2025/04/27/11040037/agar-chat-whatsapp-tidak-dipakai-latih-ai-aktifkan-fitur-ini-
Penulis : Arnelya NL

Berita-berita terbaru

Tinggalkan komentar