Kabaristimewa.id, Seoul – Fenomena meningkatnya populasi kumbang cinta atau lovebugs membuat warga Korea Selatan panik dalam beberapa pekan terakhir. Di Seoul dan sekitarnya, serangga ini beterbangan berpasangan dan terlihat memenuhi rel, pepohonan, hingga tangga. “Mereka datang berpasangan dan mengerumuni berbagai sisi wilayah,” tulis The New York Times.
Serangga berwarna hitam ini secara ilmiah bernama Plecia longiforceps dan meski tidak berbahaya, jumlahnya yang sangat besar menimbulkan keresahan. Menurut ilmuwan, lovebugs tidak menggigit dan tidak menularkan penyakit, tapi kehadiran mereka membuat banyak orang merasa gelisah. Bahkan banyak warga menggunakan berbagai cara untuk mengusir mereka.
Pemerintah Korea Selatan menyebut lovebugs bukan termasuk hama dan menyarankan warga tidak menggunakan pestisida untuk membasmi mereka. “Cukup disemprot dengan air,” demikian arahan resmi dari otoritas setempat. Namun, beberapa warga seperti Ahn Yeon-sik menyebut upaya itu tidak efektif: “Saya diberitahu bahwa mereka membenci air, tapi itu tidak berhasil mengusir mereka.”
Lovebugs diketahui berasal dari iklim tropis dan subtropis, dan biasanya berkembang biak saat cuaca hangat. Para peneliti menilai pemanasan global sebagai penyebab utama ledakan populasi ini. Suhu yang lebih tinggi membuat siklus hidup mereka makin cepat dan lebih luas secara geografis.
Data dari Pemerintah Kota Seoul menunjukkan lonjakan keluhan terkait lovebugs selama dua tahun terakhir. Pada 2023 tercatat 4.418 keluhan, sedangkan pada 2024 meningkat tajam menjadi 9.296 kasus. Hal ini menandakan perlunya kebijakan pengendalian serangga berbasis lingkungan.
Para ahli menilai fenomena ini akan berulang setiap musim panas jika tidak ditangani dari akar permasalahannya. Pengaruh iklim global terhadap ekosistem lokal mulai terasa nyata di kota-kota besar seperti Seoul. Pemerintah berencana membentuk satuan tugas khusus untuk menanggulangi dampaknya secara berkelanjutan.
Sumber : https://www.cnnindonesia.com/internasional/20250703154627-113-1246563/ngeri-korsel-diserbu-jutaan-serangga-lovebugs-pertanda-apa
Penulis : Arnelya NL








