Kades Pela Dorong Pemerintah Kukar Perkuat Program Bantuan Nelayan dan Renovasi Masjid

admin

Kepala Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, Sopyan Noor dan Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin

Kabaristimewa.id, Kutai Kartanegara – Kepala Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun, Sopyan Noor mengajukan permohonan resmi kepada Pemkab Kutai Kartanegara agar warga nelayan di desanya mendapat perhatian lebih dalam program nelayan produktif. Ia menyampaikan harapan tersebut saat menyambut kehadiran Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, dalam Safari Ramadhan 1445 H di Desa Pela.

Sopyan menjelaskan bahwa Desa Pela dikenal sebagai desa wisata di Kota Bangun dengan mayoritas warga berprofesi nelayan. Untuk mendukung aktivitas mereka, ia meminta “agar warga kami mendapatkan perhatian dan diberikan bantuan berupa peralatan nelayan,” ujarnya.

Baca juga  Jalur Ramai Kendaraan, Dishub Kukar Pasang LPJU untuk Tingkatkan Keselamatan

Selain perhatian kepada nelayan, Sopyan Noor juga menyoroti kondisi Masjid Nurul Khairah yang berdiri di tepi Sungai Mahakam. Ia berharap masjid tersebut dapat “ditinggikan agar tidak kebanjiran disaat warga melaksanakan ibadah,” pintanya.

Menanggapi itu, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menyatakan bahwa kondisi masjid sudah dilihat langsung dan memang memerlukan renovasi. “Insya Allah kita bantu, tolong Bagian Kesra Setkab Kukar, saya minta ini menjadi prioritas dalam renovasi rumah ibadah,” kata Rendi Solihin.

Baca juga  Pengembangan Potensi Wisata Alam, Dispar Kukar Intensifkan Pemanfaatan

Lebih lanjut, Rendi mengungkap bahwa Pemkab melalui program Dedikasi Kukar Idaman memiliki 23 program yang menyasar nelayan. Salah satu bantuan untuk 25 ribu nelayan produktif mencakup sarana dan prasarana peralatan tangkap ramah lingkungan, perahu mesin, dan keramba.

Sopyan Noor mengatakan bahwa pelibatan program tersebut penting agar masyarakat nelayan “mendapatkan yang sama dengan nelayan lainnya,” sehingga tingkat kesejahteraan mereka meningkat. Harapannya, agar pemberian bantuan tidak hanya bersifat retoris, tetapi nyata dan merata.

Baca juga  Etam Begenjoh 2025, Strategi Kukar Promosikan Pariwisata dan Budaya di Malang

Dengan banyaknya nelayan di Desa Pela dan risiko banjir yang selalu mengancam masjid dengan lokasi di tepi sungai, pembangunan dan renovasi menjadi kebutuhan mendesak. Upaya pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran dan prioritas program akan menentukan seberapa cepat kebutuhan ini terpenuhi.

Adv/DiskominfoKukar

Berita-berita terbaru

Tinggalkan komentar